Gianyar (Atnews) - Ajang bergengsi pemilihan duta pariwisata daerah kembali melahirkan generasi muda terbaik. Jegeg Ni Komang Yunita Purnama Sari dan Bagus Ari Dwarsa Dhyana Yogananda resmi dinobatkan sebagai Jegeg Bagus Gianyar Tahun 2026 pada malam Grand Final yang berlangsung meriah di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Sabtu (11/4) malam.
Keduanya berhasil menyisihkan para finalis lainnya setelah melalui rangkaian seleksi panjang dan ketat. Mulai dari tahap pendaftaran, technical meeting, seleksi administrasi, karantina, pembekalan, preliminary, hingga sesi tanya jawab secara langsung di hadapan dewan juri pada malam puncak grand final.
Dengan terpilihnya sebagai Jegeg Bagus Gianyar 2026, Yunita dan Ari Dwarsa akan mengemban amanah sebagai duta pariwisata Kabupaten Gianyar. Mereka juga akan mewakili Gianyar dalam ajang Jegeg Bagus tingkat Provinsi Bali.
Ketua Semeton Jegeg Bagus (Sejebag) Gianyar, Ni Nyoman Triadi Adnyani, S.Psi., M.I.Kom., mengatakan pemilihan Jegeg Bagus Gianyar merupakan agenda tahunan yang digagas bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut menjadi wadah pemberdayaan generasi muda untuk turut mengambil peran dalam memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi penampilan, tetapi ruang pembinaan bagi anak muda agar memiliki wawasan, karakter, kemampuan komunikasi, serta kecintaan terhadap budaya daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian Jegeg Bagus Gianyar 2026 telah dipersiapkan sejak Desember 2025 melalui penyusunan timeline kegiatan yang matang. Setiap tahapan dirancang untuk menggali potensi peserta, baik dari sisi intelektual, kreativitas, kepemimpinan, hingga kemampuan mempromosikan pariwisata berbasis budaya.
Menurut Triadi, pelaksanaan tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, namun tetap menghadirkan sejumlah inovasi pada setiap tahapan kegiatan. Hal itu dilakukan agar ajang Jegeg Bagus Gianyar tetap relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjadi ruang yang inspiratif bagi generasi muda Gianyar.
“Kami berharap Jegeg Bagus yang terpilih mampu membawa pembaruan dalam organisasi serta melanjutkan visi dan misi Jegeg Bagus Gianyar dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan, sejalan dengan tagline Kabupaten Gianyar yakni Living Heritage,” katanya.
Tahun ini, pemilihan Jegeg Bagus Gianyar mengusung tema “Guardian of Harmony”. Tema tersebut mencerminkan harapan agar figur Jegeg Bagus tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga mampu menjadi penjaga keharmonisan dalam sektor pariwisata. Keharmonisan yang dimaksud mencakup hubungan antara budaya, lingkungan, masyarakat, dan perkembangan industri wisata di Gianyar.
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Bali, Gianyar dikenal memiliki kekayaan seni, tradisi, dan destinasi kelas dunia. Karena itu, kehadiran duta pariwisata muda dinilai penting untuk memperkuat promosi daerah, terutama melalui pendekatan kreatif dan digital yang dekat dengan generasi masa kini.
Selain prosesi penobatan pemenang, malam grand final juga dirangkaikan dengan launching crown (mahkota) dan bros Jegeg Bagus Gianyar. Peluncuran simbol baru tersebut menjadi identitas sekaligus kebanggaan bagi para duta pariwisata Gianyar dalam menjalankan tugasnya ke depan.
Suasana acara berlangsung semarak dengan dukungan para pendukung finalis, penampilan seni budaya, serta antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara. Penobatan Jegeg dan Bagus Gianyar 2026 diharapkan menjadi semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam menjaga citra pariwisata Gianyar yang berbudaya, berkelas, dan berkelanjutan.(Mur/002).