Denpasar (Atnews) – Pertemuan antara Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah dengan Gubernur Bali Wayan Koster berlangsung santai di Denpasar, Minggu (19/4/2026).
Meski dikemas dalam suasana makan bersama, diskusi yang terjadi disebut sarat dengan pembahasan strategis untuk pembangunan Bali.
Momen pertemuan tersebut turut dibagikan De Gadjah melalui media sosialnya. Ia menekankan bahwa obrolan santai tetap memiliki tujuan besar untuk kemajuan daerah.
"Dari meja makan, lahir banyak pemikiran. Diskusi santai, tujuan tetap sama: untuk Bali," tulisnya.
Saat dikonfirmasi pada Senin (20/4/2026), De Gadjah mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Gubernur Bali bukanlah hal baru. Ia menyebut komunikasi rutin dilakukan, baik melalui makan siang maupun ngopi bersama.
"Saya apresiasi ya beliau seorang gubernur, politisi yang sudah matang, minta masukan tidak hanya dari saya saja tapi dari masyarakat juga, karena diminta ya saya sampaikan. Kan diskusi dan makan siang tapi outputnya untuk Bali," kata De Gadjah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari persoalan sampah hingga rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) yang dijadwalkan segera memasuki tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan groundbreaking pada Juni 2026.
Selain itu, keduanya juga membahas program sekolah rakyat di Karangasem yang telah berjalan, serta pengembangan koperasi merah putih dan sejumlah program lainnya.
De Gadjah menegaskan, diskusi dilakukan secara terbuka dan mendalam guna menghindari kesalahpahaman atau informasi yang keliru di masyarakat.
"Kadang ketemu makan siang, ngopi kadang dengan berdua dengan Gubernur, kadang didampingi pak Bayu," sebutnya.
Ia juga menambahkan bahwa arah pembicaraan tetap selaras dengan dukungan terhadap program pemerintah pusat, dengan tujuan utama memberikan yang terbaik bagi Bali.
"Beliau mendukung program presiden, intinya kami sebagai wakil masyarakat ya ingin yang terbaik untuk Bali," pungkasnya. (Z/002)