Tabanan (Atnews) - Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti (MAH) Politeknik Pariwisata Bali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan Masyarakat dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata Babahan yang Berkelanjutan” di Desa Wisata Babahan, Kabupaten Tabanan, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan melibatkan masyarakat desa, pelaku UMKM, perangkat desa, serta sivitas akademika Politeknik Pariwisata Bali.
Koordinator Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti Poltekpar Bali, Ni Made Sri Rukmiyati, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang kewirausahaan dan pengelolaan keuangan guna mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penguatan kewirausahaan dan literasi keuangan sebagai dasar dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa wisata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah materi terkait pengembangan desa wisata berkelanjutan, penguatan kewirausahaan masyarakat, literasi keuangan keluarga, hingga pengelolaan keuangan UMKM. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan dan sesi diskusi bersama peserta.
Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata Bali, Ni Made Tirtawati, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat melalui program-program edukatif dan aplikatif.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi dapat dilanjutkan dengan pendampingan sehingga masyarakat benar-benar mampu menerapkan materi yang diperoleh dalam pengelolaan usaha maupun keuangan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Babahan, I Made Sukapariana, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Babahan yang tengah mengembangkan potensi desa wisata dan UMKM lokal.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan usaha dan keuangan. Kami berharap kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Bali dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengembangan usaha dan pengelolaan keuangan masyarakat desa wisata.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Pariwisata Bali berharap masyarakat Desa Wisata Babahan semakin siap dalam mengembangkan usaha berbasis pariwisata dan mampu mengelola keuangan secara lebih baik demi mendukung pembangunan desa wisata yang berkelanjutan.(z/002)