Bali Selatan Overload dan Bermasalah Multi Kompleks, Viraguna Bagoes Oka Berikan Pesan kepada Kepala BI Bali Baru Achris Sarwani
Banner Bawah

Bali Selatan Overload dan Bermasalah Multi Kompleks, Viraguna Bagoes Oka Berikan Pesan kepada Kepala BI Bali Baru Achris Sarwani

Admin 2 - atnews

2026-05-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bali Selatan Overload dan Bermasalah Multi Kompleks, Viraguna Bagoes Oka Berikan Pesan kepada Kepala BI Bali Baru Achris Sarwani
Drs. I Gusti Viraguna Bagoes Oka, MBA (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Pemerhati Perduli Bali Drs. I Gusti Viraguna Bagoes Oka, MBA yang juga Ketua ILUNI FISIP Universitas Indonesia (UI) mengucapkan selamat bertugas kepada Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

"Selamat mengemban tugas baru buat pak Achris Sarwani yang tugasnya tidak mudah ditengah situasi/permasalahan Bali yang terlanjur telah memiliki permasalahan manajemen pemerintahan yang secara struktural telah bermasalah multi kompleks," kata Viraguna Bagoes Oka (VBO) yang juga mantan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali di Denpasar, Minggu (24/5).

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali melaksanakan upacara pengukuhan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat, 22 Mei 2026.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, secara resmi mengukuhkan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang menjalani masa purnabakti di Bank Indonesia. 

Pengukuhan itu dihadiri oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bupati/Walikota, pimpinan instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, perguruan tinggi, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Provinsi Bali.

Menurutnya, daya dukung Bali Selatan yang overloaded seperti tujuan pariwisata, dunia usaha, pendidikan , transportasi hingga sarana hotel/villa serta rumah penduduk terkonsentrasi/ terpusat di Bali Selatan sehingga permasalahan kemacetan, sistem transportasi publik dan persoalan sampah serta master plan pembangunan di Bali sudah terlanjur kebablasan tanpa ada aturan tata ruang dan kepastian dan penegakan hukum( law enforcement) yang memadai.

Kegiatan perekonomian dan dunia bisnis juga terpusat di Bali Selatan yang mengakibatkan pemerataan sentra sentra bisnis dan pertumbuhan UMKM serta perekonomian Bali kurang merata di wilayah Bali Utara, Bali Barat dan Bali Timur sehingga ketimpangan perekonomian antar wilayah sangat menonjol.

Hal itu menimbulkan urbanisasi dan kepadatan penduduk Wisman/pendatang cenderung menyerbu Bali Selatan untuk mengadu nasib/berbisnis tidak terbendung/tidak terelakkan dengan sistem kependudukan di Bali yang lemah.

Apalagi aiport sebagai pintu utama masuk Bali, Pelabuhan Benoa, ITDC, KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) baik KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur, Pusat Kebudayaan Bali (PKB), lembaga keuangan/perbankan besar, serta Pusat Pemerintahan seluruhnya terpusat di Bali Selatan.

Untuk itu, pihaknya mendesak pemimpin Bali mengambil sikap/kebijakan nyata untuk mempercepat pemerataan berbagai pusat kegiatan pemerintah, pusat keuangan, bisnis, pusat pendidikan menengah dan universitas, pusat pariwisata, pusat pertanian dan kelautan yang lebih merata di keempat wilayah Bali.

Sehingga tata kelola dan manajemen pemerintahan yang effektif dan effisien berbasis “Nangun Sad Kerthi Loka Bali“ bisa berjalan effektif tidak hanya slogan semata yang senantiasa digaungkan.

Apalagi saat ini berharap ada dukungan BI dalam mempercepat transformasi ekonomi Bali menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif dan berkelanjutan.

"Semoga Bali kedepan dan dengan kepemimpinan Bali yang terpadu bisa segera mewujudkan transformasi ekonomi Bali yang kredibel, kompeten dan terpercaya menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif dan berkelanjutan," harapnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Bali, Bupati/Walikota di Bali dan jajaran Pemerintah Daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mendukung peran strategis Bank Indonesia di Bali. 

Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru merupakan estafet kepemimpinan yang menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan Bank Indonesia. 

Hal itu diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan mitra kerja Bank Indonesia Provinsi Bali dalam pengembangan ekonomi dan
keuangan daerah, UMKM, sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Bali sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Destry Damayanti memberikan apresiasi atas kinerja pertumbuhan ekonomi Bali yang tinggi pada tahun 2025, yang mencapai 5,82%, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,48%. Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11%, sekaligus menempatkan Provinsi Bali
sebagai salah satu dari lima provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia.

Meski demikian, masih terdapat ruang yang luas untuk terus mengoptimalkan potensi daerah, khususnya dalam mengantisipasi tekanan ekonomi global dan mendorong arus wisatawan. Selain itu, pengembangan quality tourism dan diversifikasi sektor-sektor unggulan sebagai sumber pertumbuhan baru, seperti sektor pertanian dan industri kreatif, termasuk UMKM, perlu terus didorong guna memperkuat pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih tinggi dan berkelanjutan ke depan.

Lebih lanjut, Destry Damayanti menyampaikan pesan penting kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru untuk terus menjaga sinergi bersama pemerintah daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga di Bali.

Selain itu, upaya perluasan dan percepatan digitalisasi ekonomi serta sistem pembayaran perlu terus dioptimalkan sebagai game changer untuk meningkatkan produktivitas, inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Upaya mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah juga menjadi prioritas melalui
pemanfaatan seluruh kanal pembayaran digital, termasuk QRIS, baik pada sisi penerimaan maupun belanja daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, serta mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan apresiasi atas peran Bank Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat transformasi ekonomi Bali, termasuk penguatan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal. 

Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Kevdepan, tantangan ekonomi akan semakin kompleks dan dinamis, terlebih dengan gejolak geopolitik global.

Kepemimpinan yang visioner, sinergi yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin solid menjadibkunci dalam menavigasi perekonomian di tengah ketidakpastian. 

Sekda Provinsi Bali berharap Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dapat terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali
dan seluruh stakeholder dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui semangat sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, serta kepemimpinan yang baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan terus bersinergi dalam memitigasi risiko global dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Setiap langkah inovasi kebijakan akan difokuskan untuk mengawal stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali untuk mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang sejahtera. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : 21 Titik Gawat Darurat Sampah Plastik di Kawasan Pura Besakih

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas