Badung (Atnews) - Korps Resimen Mahasiswa Ugrasena bersama Airsoft Brotherhood Unity [ABU] RR Bali menggelar latihan menembak taktis bersama di kawasan Agrobela Negara Gunung Ayu, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Latihan ini merupakan seri keempat yang dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan fisik dan mental anggota.
Kegiatan yang diikuti 20 peserta tersebut juga didukung Gugus Kebangsaan Provinsi Bali. Lokasi latihan berada di kawasan Monumen Perjuangan Bangsal, tepatnya di sebelah selatan Puspem Badung, tempat bersejarah yang menjadi salah satu tonggak revolusi fisik di Bali.
“Latihan bersama ini kami selenggarakan untuk menyambut Hari Lahir Pancasila. Tujuannya agar semangat Pancasila dan jiwa 45 tetap tumbuh di kalangan generasi muda,” ujar Krisna Gunartha, Ketua Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali yang juga pengurus Dewan Harian Daerah Angkatan 45 Provinsi Bali.
Dari pihak ABU Bali, latihan dikoordinasikan oleh Nohan selaku Wakil Ketua ABU Bali. Sementara dari Korps Menwa Ugrasena, Dharma Putra bertindak sebagai Asisten Operasi dan Pendidikan.
Dharma Putra menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan manajemen Monumen Perjuangan Bangsal. “Dukungan sarana dan tempat ini sangat membantu kelancaran latihan. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Salah satu peserta, Putu Adhika Prapta Suhantarja, S.T., menyempatkan diri ikut meski sedang mempersiapkan studi S2 di Universitas Indonesia. “Kalau tidak ada halangan, bulan depan saya sudah mulai kuliah S2 di UI. Tapi latihan seperti ini penting untuk menjaga kedisiplinan dan kerja sama tim,” katanya di sela kegiatan.
Selain pembinaan internal, Korps Menwa Ugrasena baru saja menorehkan prestasi pada Desember 2025. Tim berhasil meraih Juara 2 pada dua kategori lomba, yaitu TSOC dan SSCOM, dalam ajang Satya Wacana.
Sitam, Koordinator Agung Wilis Mengwi Ikawangi Badung sekaligus penanggung jawab Agrobela Negara Gunung Ayu, mengapresiasi kegiatan ini. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan yang memiliki nilai historis tinggi tersebut.
Latihan gabungan ini diharapkan menjadi wadah mempererat sinergi antara komunitas airsoft dan Menwa, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan melalui kegiatan yang aplikatif di lapangan. (KRS/002)