Denpasar (Atnews) - Pengurus Daerah Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (PD POKDARKAMTIBMAS) Bhayangkara Provinsi Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Rumah Sinergi, Jalan Tukad Musi I / 5 Renon, Denpasar, Selasa, 9 Juni 2026.
Musda tersebut dibuka langsung oleh Dirbinmas Polda Bali Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.HAN. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi program kerja organisasi, sekaligus memilih kepengurusan baru PD POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro menegaskan bahwa POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali memiliki peran strategis sebagai penghubung antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di Bali yang menjunjung tinggi nilai adat dan sektor pariwisata.
"Mungkin 5 tahun ini sudah banyak membuat kegiatan, sehingga Bali menjadi seperti sekarang, terjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," terangnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu memperluas perekrutan kelompok sadar kamtibmas di seluruh Bali sehingga kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat.
Selain itu, Musda diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, membangun sinergi tanpa batas, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Saya optimis dengan semangat pengabdian tanpa pamrih POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali akan semakin profesional, tangguh dan dicintai masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PD POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali Yosep Yulius Diaz atau Yusdi Diaz didampingi Sekretaris Agus Samijaya menyampaikan bahwa organisasi terus memperkuat sinergi bersama Polda Bali dan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi milenial.
Menurut Yusdi Diaz, Musda menjadi forum penting untuk merumuskan arah organisasi dan menampung berbagai usulan dari seluruh pengurus daerah.
"Dalam Musda ini, kami memilih dan menetapkan Ketua Pengurus Daerah Bali beserta formatur sesuai mekanisme organisasi," kata Yusdi Diaz.
Yusdi Diaz menjelaskan, Musda juga bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja kepengurusan sebelumnya serta menyusun kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Diakhir masa jabatannya, Yusdi Diaz menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Bali, Dirbinmas Polda Bali, serta seluruh pengurus resor se-Bali atas dukungan selama kepemimpinannya.
Selain itu, Yusdi Diaz juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat sebagai Ketua PD POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali.
"Kalau kita sudah tidak ada kekurangan artinya kita sudah tidak bertemu lagi. Kalau kita masih bertemu, maka masih ada kekurangannya. Mudah-mudahan kita bisa saling memaafkan," paparnya.
Ketua Panitia Yoga Fitrana Cahyadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Musda diselenggarakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah.
Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet organisasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Bali, dewan pembina, sponsor, donatur, panitia, serta seluruh pihak yang mendukung suksesnya penyelenggaraan Musda.
"Semoga Musda POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Bali dapat menghasilkan keputusan terbaik yang membawa kemajuan organisasi serta memperkuat peran POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara sebagai mitra strategis Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali," pungkasnya. (WIG/002)