Lewat Wikithon Aguron-guron, BASAibu Wiki Bali Dorong Pemanfaatan AI untuk Penguatan Literasi
Banner Bawah

Lewat Wikithon Aguron-guron, BASAibu Wiki Bali Dorong Pemanfaatan AI untuk Penguatan Literasi

Admin 2 - atnews

2026-06-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Lewat Wikithon Aguron-guron, BASAibu Wiki Bali Dorong Pemanfaatan AI untuk Penguatan Literasi
Literasi Era Digital (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) – Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Merespons isu tersebut, BASAibu Wiki Bali menggelar Dialog Kebijakan 1 Wikithon Partisipasi Publik Aguron-guron di Ruang Sandat, Kantor Diskominfos Provinsi Bali, Rabu (10/6).

​Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Wikithon Partisipasi Publik Aguron-guron yang telah berlangsung pada 8–20 Mei 2026. Perlombaan menulis gagasan aksi nyata pemanfaatan AI untuk kemajuan literasi Bali tersebut berhasil menghimpun 850 karya dari kalangan siswa SMA/SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

​Melalui pendekatan digital kreatif berbasis bahasa Bali, program ini mengajak pemuda merumuskan gagasan kritis dan solutif. Literasi yang disasar pun tidak terbatas pada baca-tulis, melainkan mencakup literasi numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan.

​Ketua Yayasan BASAibu Wiki, Dr. Drs. I Wayan Suardiana, M.Hum., menegaskan bahwa partisipasi publik harus mampu memberikan nilai positif bagi penyelenggaraan pemerintahan.

​“Dalam rangka membantu pemerintah menyebarkan program-program pembangunan, khususnya bagaimana partisipasi publik itu bisa memberikan wawasan dan nilai positif kepada pemerintah, agar apa yang terjadi di masyarakat bisa tersampaikan melalui jalur yang baik dan benar,” ujarnya.

​Ia menambahkan, program ini bertujuan mendorong keberanian generasi muda menyampaikan pendapat secara tepat, santun, dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan gesekan di ruang publik. Senada dengan hal itu, Managing Director BASAibu Wiki Bali, Ni Nyoman Clara Listya Dewi, S.IP., MA. menekankan pentingnya hilirisasi ide.

​“Wikithon ini bukan hanya menjadi kompetisi biasa yang berhenti pada level gagasan, tetapi juga mendorong sampai ke level implementasi. Dialog kebijakan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk mempertemukan ide terbaik pemuda untuk dapat diterjemahkan ke dalam aksi kolaborasi nyata untuk perubahan,” tegas Clara.

​Dalam dialog yang dihadiri 50 undangan lintas sektor mulai dari unsur pemerintahan daerah, akademisi, komunitas, hingga media para peserta dibagi ke dalam 5 pos diskusi. Mereka mengembangkan gagasan para pemenang Wikithon untuk dirumuskan menjadi draf risalah kebijakan (policy brief) berisi rekomendasi strategis pemanfaatan AI yang akan diajukan kepada pemerintah.

​Pemerintah Provinsi Bali melalui Diskominfos memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif ini. Pranata Humas Madya Diskominfos Bali, I Gusti Ayu Sukmawati, S.S., M.H., menilai forum ini sangat relevan dengan visi Bali Pulau Digital melalui program Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Menurutnya, percepatan transformasi digital harus diimbangi dengan literasi publik untuk meminimalisasi risiko teknologi seperti hoaks, kebocoran data, hingga penipuan digital.

​“Ini kegiatan yang sangat bagus dan sangat relevan dengan tugas kami di Diskominfos, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi khususnya AI. Karena kita sedang mendorong Bali Pulau Digital, maka percepatan transformasi digital di semua aspek memang harus dilakukan,” kata Sukmawati.
​Lebih lanjut, ia berharap dialog ini menelurkan panduan konkret bagi pemerintah.

​“Harapan kami, dari dialog ini bisa lahir guideline, apa yang harus dilakukan Diskominfos dalam pemanfaatan AI,” tuturnya.

​Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat bantu. ​“AI itu hanya membantu memberikan insight. Tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan. Tetap manusianya yang menentukan kebijakan,” tukasnya.

​Di akhir sesi Dialog Kebijakan 1, BASAibu Wiki Bali menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi. Untuk kategori SMA/SMK se-Bali, juara satu diraih oleh Ni Komang Setya Putri (SMAN 2 Kuta) dan juara dua oleh Putu Putra Satyawan (SMAN 1 Seririt). Di kategori Mahasiswa/Umum, juara satu disabet oleh Ni Kadek Bintang Dewi Lestari (Umum) dan juara dua diraih oleh Ni Pt. Pande Mirah Surya Dewi (Universitas Lambung Mangkurat, Kalsel).

​Sementara itu, kategori khusus Yowana Abhinaya dimenangkan oleh I Dewa Ayu Bintang Purnami (SMAN Bali Mandara), dan kategori Disukai Warganet diraih kembali oleh Putu Putra Satyawan dengan total 151 vote.

​Salah satu pemenang, Pande Mirah, mengaku merasakan dampak besar dari ruang diskusi kolaboratif ini.

​“Dialog ini membuka kesempatan bagi saya untuk menyampaikan gagasan secara langsung kepada para pemangku kepentingan. Masukan yang diberikan tidak hanya memperkaya karya saya, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih jelas tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan agar gagasan tersebut benar-benar berdampak dan dapat diimplementasikan,” ungkapnya.

​Rangkaian dialog kebijakan ini direncanakan berlangsung dalam dua tahap. Diskusi lanjutan akan digelar bulan depan guna memantapkan rancangan implementasi, sebelum hasil akhirnya dibawa menuju Konferensi Pemuda Bali 2026 pada Oktober mendatang. (SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pariwisata Bali Dilandasi Konsep “Padma Bhuwana"

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia