SILPA Badung 2025 Tembus Rp1,1 Triliun,  Pengamat Soroti Lemahnya Eksekusi Program
Banner Bawah

SILPA Badung 2025 Tembus Rp1,1 Triliun,  Pengamat Soroti Lemahnya Eksekusi Program

Admin 2 - atnews

2026-07-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - SILPA Badung 2025 Tembus Rp1,1 Triliun,  Pengamat Soroti Lemahnya Eksekusi Program
Jro Gde Sudibya (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2025 menembus angka Rp1,1 triliun atau sekitar 34 persen dari total anggaran. Besarnya dana yang mengendap ini menuai sorotan tajam, baik dari fraksi di DPRD Badung maupun pengamat ekonomi, yang menilai lambatnya eksekusi program berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga DPRD Kabupaten Badung dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Senin (13/7), Fraksi Gerindra secara tegas menyebut tingginya SILPA sebagai bukti banyaknya program daerah yang gagal dieksekusi tepat waktu.

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Badung, Ida Bagus Gede Putra Manunawa, S.E., menegaskan bahwa kondisi ini harus menjadi alarm serius bagi Pemkab Badung untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Mengendapnya dana Pemda Badung sebesar lebih dari Rp1 triliun di perbankan mencerminkan manajemen pembangunan yang belum pro-rakyat. Hal tersebut diungkapkan ekonom sekaligus pengamat kebijakan publik Jro Gde Sudibya. 

Menurutnya, mengendapnya dana Pemda Badung sebesar lebih dari Rp1 triliun di perbankan mencerminkan manajemen pembangunan yang belum pro-rakyat, terutama di tengah kondisi ekonomi menengah ke bawah dan UMKM yang sedang membutuhkan suntikan likuiditas.

Jro Gde Sudibya mengibaratkan fenomena dana melimpah yang tak terserap ini seperti "ayam mati di lumbung padi".

"Kebijakan pembangunan yang tidak pro rakyat, ekonomi kelas menengah bawah begitu terpuruk, dana likuiditas UMKM yang begitu cekak, justru dana Pemda Badung mengendap di sejumlah bank. Publik bertanya, ada apa dana mengendap sampai diatas Rp.1 T?," kata Jro Gde Sudibya.

Ia mendorong Pemda Badung untuk membenahi manajemen pembangunan dengan mempercepat jadwal proyek. Langkah ini dinilai vital agar likuiditas masyarakat segera bertambah melalui multiplier effect (dampak berganda) yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru.

Tak hanya itu, Jro Gde Sudibya juga menyarankan Pemkab Badung agar lebih cerdas mengelola keuangan daerah melalui pembenahan portofolio investasi (investment portfolio).

Menurutnya, ketimbang anggaran habis untuk program bernuansa politis, Pemda dapat mengalokasikannya pada instrumen jangka panjang yang menguntungkan.

"Pemda Badung mesti lebih cerdas dalam mengelola keuangan daerah, memperbaiki fortepel investasi, (investment fortfolio), tidak semua pendapatan dibelanjakan, tetapi diinvestasikan pada surat berharga dan atau properti yang layak dan menguntungkan, sehingga mengungkit pendapatan daerah ke depan.

Misalnya, membeli hotel yang seharusnya di Bali, Jogyakarta, Jakarta yang pengelolaannya diserahkan kepada profesional putra Badung. Investasi ini keren, dan bisa membuat bangga warga Badung. 

Menguntungkan plus melahirkan Badung'pride. Dari pada sekadar 'proyek' Badung angelus bhuwana' yang sarat kepentingan politik, politicking," tegasnya.

Tingginya SILPA ini menjadi catatan penting dalam evaluasi pertanggungjawaban APBD 2025, di mana publik dan legislatif mendesak adanya percepatan dan perbaikan tata kelola anggaran agar manfaat keuangan daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat Badung (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Debit Air Sungai Membesar, Bangunan Kichen Bayshore Hotel Roboh

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026