Bangli (Atnews) - DPD Partai Demokrat Provinsi Bali bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli, kader, dan simpatisan menggelar aksi kepedulian lingkungan bertajuk "Gerakan Langit Biru Indonesia Asri" di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/7/2026).
Aksi sosial yang diikuti sekitar 250 kader dari berbagai daerah di Bali ini diisi dengan pembersihan kawasan pesisir dan seputar danau, penanaman pohon, penebaran ribuan benih ikan endemik (mujair), hingga pelepasan burung kembali ke habitatnya.
Kegiatan yang dilandasi filosofi Tri Rna ini digelar serentak sebagai program nasional dalam rangka memperingati HUT Perak ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026 mendatang.
Sebelumnya, gerakan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Badung pada Sabtu (18/7/2026) di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase berupa penanaman pohon dan aksi bersih-bersih.
Kegiatan di Danau Batur ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, S.Sos., Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Tutik Kusuma Wardhani (TKW), Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Komang Nova Sewi Putra, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli I Komang Carles, serta jajaran pengurus dan kader partai lainnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, S.Sos., menjelaskan bahwa pemilihan kawasan Danau Batur didasarkan pada pentingnya menjaga salah satu destinasi wisata unggulan dan aset alam terbaik yang dimiliki Bali.
“Kita memilih Kintamani karena Tuhan telah menciptakan danau yang begitu indah dan gunung yang luar biasa. Kalau bukan kita yang menjaga alam ini, siapa lagi? Alam ini harus kita rawat agar tetap lestari dan bisa diwariskan kepada anak cucu,” sambungnya.
Mudarta menambahkan, aksi ini juga sejalan dengan ajaran Hindu untuk membalas tiga bentuk hutang kehidupan (Tri Rna) melalui tindakan nyata menjaga alam sebagai wujud syukur kepada Tuhan.
“Menjaga lingkungan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan. Karena itu Demokrat ingin berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali,” tegasnya.
Terkait pelepasan ribuan bibit ikan mujair yang merupakan spesies khas endemik Danau Batur, Mudarta dan pengurus partai berharap aksi ini dapat memulihkan ekosistem dan mendukung mata pencaharian nelayan lokal, terutama setelah kawasan danau sempat terdampak fenomena kematian massal ikan akibat meningkatnya kandungan sulfur.
"Pelepasan ribuan bibit ikan mujair adalah untuk membantu menimbun kembangkan ekosistem agar tidak punah terutamanya bagi keberadaan ikan mujair yang menjadi prioritas utama masyarakat di kawasan Danau Batur ini," ujar Mudarta.
Selain merawat ekosistem air, penanaman pohon dan pelepasan burung ke alam bebas juga menjadi fokus utama agenda darat.
“Burung-burung ini kita beli dari masyarakat untuk kemudian kita lepaskan kembali ke habitatnya. Semoga mereka kembali terbang bebas di langit biru, sekaligus menjadi doa agar Partai Demokrat terus berjaya, di saat-saat mendatang” tambah Mudarta disambut yel-yel “Demokrat Jaya”.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani (TKW), menegaskan bahwa momentum peringatan HUT ke-25 ini menjadi sarana memperkuat pengabdian kepada masyarakat sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Partai Demokrat akan semakin besar apabila seluruh kader mau dekat dengan masyarakat. Turun langsung, mendengar aspirasi rakyat, dan memperjuangkannya melalui jalur politik maupun pemerintahan,” ujarnya.
“Kita ingin Demokrat semakin solid, semakin eksis, dan terus melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan ini saya optimistis Demokrat akan semakin dicintai rakyat,” lanjut Tutik, memuji semangat kader sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli, I Komang Carles, turut menggarisbawahi dampak sosial dan ekonomi dari gerakan ini bagi nelayan setempat.
“Benih ikan yang ditebar merupakan ikan khas Danau Batur. Harapan kami bisa berkembang sehingga nantinya membantu meningkatkan hasil tangkapan masyarakat nelayan di kawasan ini,” kata Komang Carles.
Carles juga menceritakan antusiasme tinggi dari masyarakat, termasuk seorang wisatawan asing yang rela memperpanjang masa tinggalnya di Bali demi berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih ini.
“Beliau awalnya sudah akan check out, tetapi setelah mengetahui ada kegiatan bersih-bersih bersama Demokrat, akhirnya memperpanjang masa tinggal satu hari untuk ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah gerakan yang bersifat universal,” paparnya.
Aksi kepedulian lingkungan ini dipastikan akan terus berlanjut. Mudarta mengonfirmasi bahwa agenda "Gerakan Langit Biru" bakal menyasar tiga danau eksotis lainnya di kawasan Bedugul pada pekan depan di hari yang sama, yaitu Danau Buyan, Danau Beratan, dan Danau Tamblingan.
"Akan ada tiga lokasi yang menjadi aksi bersih lingkungan yakni di kawasan Danau Buyan, Danau Beratan dan Danau Tamblingan di kawasan Bedugul," imbuhnya.
Melalui gerakan ini, Partai Demokrat berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya bersama sehingga kawasan objek wisata dan sumber kehidupan masyarakat Bali tetap asri, bersih, dan lestari.
"Ayo kita jaga alam dengan baik, mari kita gerakan aksi nyata lewat "Gerakan Langit Biru" melalui bersih lingkungan. Karena Bersih itu sehat dan asri itu indah dan nyaman," pungkas Mudarta.(Z/002)