Denpasar (Atnews) - Generasi Muda Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar peduli penanganan pandemi COVID-19 penyebarannya yang masif melanda dunia.
Dengan menyerukan masyarakat selalu menggunakan masker kemana pun pergi dalam mencegah penularannya.
"Untuk itu, kami ikut berpatisipasi menyerahkan masker dan wastafel permanen serta vitamin" kata Sekretaris GEMA INTI Bali Andre Tios di Denpasar, Kamis (30/4).
Hal itu disampaikan ketika pemasangan wastafel, pembagian 800 masker kepada Kelian Desa Adat Pemogan, Pemecutan Kelod, dan pembagian vitamin kepada 70 Sopir Ambulans BPBD di Pos Pemadam Kebakaran BPBD Denpasar, Renon.
Pada kesempatan itu hadir Wakil Ketua bidang Kebangsaan Gana Dharmika Indrajaya dan Bidang IT Media Krisna Dharmika Indrajaya.
Gerakan moral ini diharapkan dapat membantu petugas garda terdepan penanganan COVID-19 maupun menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersatu menang melawan pandemi tersebut.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Denpasar AKBP Hagnyono MH menambahkan, penanganan Pencegahan Pandemi COVID-19 agar didukung semua pihak.
"Kami telah berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan swasta untuk mendharma baktikan atau berbagi membantu penyebaran COVID - 19 agar kondisi segera pulih," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat setiap kemanapun selalu gunakan masker.
Penyedian fasilitas wastafel pada tempat umum memudahkan warga membersihkan tangan, mengingat Renon sebagai daerah strategis. Digandengnya Gema INTI agar para Generasai Muda semakin peduli dengan terhadap masalah masalah sosial masyarakat dan kebangsaan dan Kerjasama dengan Gema INTI juga sudah sering dilakukan dalam memasyarakatkan Gerakan Anti Narkoba.
Sekretaris BPBD Denpasar R. Ardy Ganggas memberikan apresiasi kepedulian GEMA INTI dan BNN Denpasar yang menyumbangkan APD.
Masker sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas namun pengadaanya langka.
Untuk itu, masker medis akan diserahkan kepada tenaga medis, sementara masker biasa baru diberikan pada anggotanya.
Kebersamaan itu diharapkan tetap dijaga dengan baik dalam mengemban misi kemanusiaan.
Perbekel Pemecutan Kelod I Wayan Tantra mengaku bersyukur atas bantuan tersebut karena dapat meringankan warganya untuk mendapatkan masker.
"Dana desa sangat terbatas, sudah dilakukan pengadaan masih kurang mengingat desa kami terdiri 15 banjar dengan 9.000 KK,ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya tetap menerima sumbangan dari Gema INTI bekerjasama dengan BNN dan akan disalurkan melalui kelian dinas.
Edukasi terus dilakukan sehingga warga terhindar dari paparan COVID-19. (ART/001)