Banner Bawah

Pedagang Bermobil Akan Dipusatkan Di Pasar Bongkar Muat Banyuasri Singaraja

Artaya - atnews

2020-05-31
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pedagang Bermobil Akan Dipusatkan Di Pasar Bongkar Muat Banyuasri Singaraja
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Pedagang bermobil akan dipusatkan dipasar bongkar muat Banyuasri Singaraja. Langkah serius yang akan diambil Pemerintah Kabupaten Buleleng dikarenakan pedagang bermobil belakangan ini semakin menjamur bahkan pedagang bermobil ini menyebabkan arus lalu lintas (lalin) di Kota Singaraja terganggu. Seperti yang terlihat di jalan Ponogoro tepatnya di Pasar Anyar. 
Letak pasar yang tepat berada pada jalan nasional ini menjadi ramai dan mengakibatkan arus lalin macet. Kroditnya arus lalin di jalan tersebut diakibatkan karena banyaknya pedagang bermobil yang menggunakan tempat parkir badan jalan untuk berjualan. Ini menyebabkan masyarakat yang hendak berbelanja tidak mendapatkan parkir.
Masalah membeludaknya pedagang bermobil ini dibahas pada rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini,S.Sos,MAP diruang Kerjanya Minggu(31/5).
Banyak masyarakat Buleleng yang beralih menjadi pedagang bermobil semenjak  Pandemi Covid-19 melanda Buleleng. Dengan demikian, Pemkab Buleleng mengintruksikan PD. Pasar untuk melakukan pemindahan pedagang tersebut. Rapat ini diikuti Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Putu Ir. Putu Dana, Kepala Dinas Perhubungan Gede Gunawan Adnyana Putra, SE., M.Si, Direktur Keuangan PD. Pasar Putu Suardhana, dan Bagian Ekbang Setda Buleleng.
Ditemui usai rapat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mencari solusi penempatan pedagang bermobil agar dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Dalam rapat tersebut diputuskan para pedagang bermobil akan dipindahkan ke lokasi yang sudah disediakan oleh Pemkab Buleleng.
"Kami sudah putuskan para pedagang akan dipindahkan ke Pasar Banyuasri yang khusus untuk pedagang bermobil di timur kolam renang Pidada. Ini demi kenyamanan pedagang dan masyarakat yang berbelanja," Ungkapnya.
Namun karena surat intruksi yang dikeluarkan PD. Pasar berlaku per hari Senin, 1 Juni 2020, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan pendekatan kepada pedagang tersebut. Bukan hanya itu, penertiban juga akan dilakukan kepada pedagang yang berjualan di trotoar areal pasar Anyar.
"Untuk para pedagang yang di trotoar seperti pedagang canang dan buah akan di tertibkan juga oleh PD. Pasar. Kemungkinan akan dimasukan ke area pasar anyar yang masih kosong," Imbuhnya.
Masih kata Rousmini, nantinya dalam penertiban ini, Pemkab Buleleng akan melakukan pendekatan secara persuasif terhadap pedagang. Ia mengatakan, tidak akan ada sanksi kepada pedagang bermobil.
"Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan melakukan penertiban namun masih dengan kebijakan untuk mereka berjualan namun di tempat yang kami perbolehkan. Kita arahkan ke tempat yang sesuai dengan ketentuan. Mungkin sanksinya sebatas pembinaan," tandasnya. ( SWN/001 ).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sm@rtDesa Solusi Digitalisasi Pedesaan

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta