Desa Adat Sema Payangan Melasti ke Pantai Masceti Sukawati Gianyar
Banner Bawah

Desa Adat Sema Payangan Melasti ke Pantai Masceti Sukawati Gianyar

Artaya - atnews

2019-03-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Desa Adat Sema Payangan Melasti ke Pantai Masceti Sukawati Gianyar
Slider 1
Sukawsti, 20/3 (Atnews) - Masyarakat Desa Adat Sema Kecamatan Payangan melaksanakan Melasti dalam rangkaian Menyambut tahun baru saka 1941, ke pantai Masceti Sukawati Gianyar.
Ribuan warga desa Adat Sema melakukan prosesi ini dengan mengusung pratime Pura Dalem Agung Payangan serta tapakan Barong Macan, hari Rabu tepat pada purnama Kedasa.
Masyarakat Gianyar umumnya melakukan prosesi melasti pada Purbama Kedasa atau setelah Nyepi, lain halnya di kota Denpasar, Badung dan daerah lainnya melasti dilakukan sebelum Nyepi.
Makna dari melasti atau melis adalah sama hanya waktunya berbeda yakni ada sebelum atau sesudah Nyepi dengan tujuan upacara ini adalah pensucian diri.
Upacara Melasti dilaksanakan di pinggir pantai dengan tujuan menyucikan diri dari segala perbuatan buruk pada masa lalu dan membuangnya ke laut.
Dalam kepercayaan Hindu, sumber air seperti danau, dan laut dianggap sebagai air kehidupan (tirta amerta) maka kegiatan ini juga dilakukan untuk pembersihan dan penyucian benda sakral milik pura (pralingga atau pratima Ida Bhatara dan segala perlengkapannya).
Masyarakat Payangan dalam prosesi melasti ada yang memilih lokasi di pantai dan ada di pegunungan. Jadi masyarakat banjar Sema memilih melasti ke pantai Masceti
Di sana membaur dengan masyarakat desa lainnya karena Blahbatuh juga melakukan hal yang sama ke pantai Masceti, Saba yang lokasinya dipilih dari yang terdekat.
Karena banyaknya prosesi melasti dari berbagai desa adat itu mengakibatkan jalan raya Ida Bagus Mantra Macet. terutama di daerah kawasan pantai Saba.(ika).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Harap Tour De Ubud Dorong Penguatan Pariwisata Bali

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026