ICCN: Pandemi Covid -19 Momentum Bangun Industri Kreatif Bali Berkelanjutan
Banner Bawah

ICCN: Pandemi Covid -19 Momentum Bangun Industri Kreatif Bali Berkelanjutan

Artaya - atnews

2021-05-28
Bagikan :
Dokumentasi dari - ICCN: Pandemi Covid -19 Momentum Bangun Industri Kreatif Bali Berkelanjutan
Slider 1
Denpasar (Atnews) - Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Fiki Satari mengharapkan pandemi Covid -19 momentum membangun industri kreatif yang berkelanjutan.
Upaya itu dalam mewujudkan kota - kota kreatif di Indonesia, khususnya Bali. Oleh karena Bali memiliki potensi yang besar dengan keragaman yang ada. 
"Pandemi ini sebagai momen yang baik bangun industri kreatif, kini pemerintah telah memasukan industri kreatif masuk 10 besar perekonomian Indonesia," kata Fiki Satari di Denpasar, Kamis (27/5).
Hal itu disampaikan ketika Silahturahmi dan Diskusi Forum Kabupaten/Kota Kreatif se-Bali “ Akselerasi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Menuju Pembangunan Bali yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
ICCN atau Jejaring Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia didirikan pada tahun 2015 diinisiasi di Bandung serta diresmikan di Yogyakarta.
ICCN yang juga simpul organisasi yang berkomitmen untuk mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif. Kini dalam ICCN telah tergabung 211 inisiatif kota/kabupaten di bawah koordinasi 11 Koordinator Daerah yang tergabung dalam Pengurus Pusat ICCN.
Acara itu diharapkan mampu wadah dan regenerasi pelaku kreatif, sekaligus dapat menumbuhkan pelaku UKM yang kreatif dan inovatif.
Bahkan wadah itu dapat menjadi penyaluran pengembangan bakat dan minat anak muda sehingga terhindar dari lingkungan negatif maupun resiko terkena faham radikalisme. 
"Wadah kreatifvitas bisa tangkal radikalisme, usulan itu juga sudah sempat disampaikan kepada Presiden Jokowi," ujarnya. 
Sementara itu, Direktur Pemasaran ICCN Ida Bagus Agung Gunartawa yang juga Co - Founder Samsara Living Museum (SLM) menambahkan, acara itu dapat menemukan  celah  inovasi dan terobosan di tengah gelombang pandemi.
Potensi ekonomi kreatif yang telah dijelaskan agar disatukan dan disinergikan sehingga mempunyai kesamaan visi. 
Sekaligus mengoptimalkan pentahelix sehingga organisasi yang ada pada masing - masing kabupaten/kota powerfull, peduli dalam mendukung pembangunan Bali menuju era baru. 
Meskipun pertumbuhan ekonomi diatas minus 9 persen, sikap optimisme tetap ditumbuhkan agar mampu bertahan pada masa sulit.
Dalam waktu dekat, Bali akan kehadiran Kementerian UKM dan Koperasi yang difokuskan ke Badung, Klungkung dan Jembrana.
Pendiri STMIK Primakara Made Artana mengajak masyarakat agar bisa berenang dalam gelombang digital. 
Apabila tidak mampu adaptasi, khawartir semakin bisa tertinggal. (ART/001) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Putri Koster Melakukan Sinkronisasi HATINYA PKK di Desa Keliki

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026