Banner Bawah

SMA Taruna Mandara Terima Siswa Miskin, Pendidikan Berasrama dan Gratis

Artaya - atnews

2021-07-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - SMA Taruna Mandara Terima Siswa Miskin, Pendidikan Berasrama dan Gratis
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Pendiri Yayasan Mandara Sejati (YMS) Dr Made Mangku Pastika membuka Inagurasi Angkatan ke III dan IV SMA Taruna Mandara melalui daring di Denpasar, Sabtu (17/7).
Dengan menerima kelas X berjumlah 60 taruna, sehingga total siswa SMA Taruna Mandara 152 orang. 
"Selamat sudah menjadi taruna, saat ini baru bisa menerima siswa lelaki saja, semoga bisa menghasilkan lulusan berkualitas, cerdas, tangguh, mandiri, berdaya juang tinggi, dan berkarakter kuat," kata Mangku Pastika yang juga Anggota DPD Dapil Bali.
Ia sejatinya ingin bertatap muka langsung dengan para siswa, tetapi karena pandemi Covid -19, sementara waktu agar bisa belajar dari rumah. 
Untuk itu, peran orang tua diharapkan ikut serta mengawasi anak - anaknya agar bisa fokus belajar agar tidak pengaruh pergaulan negatif.
Namun tenaga pendidik tetap dioptimalkan agar siswa tetap bisa belajar.
Bagi SMA Taruna Mandara pembelajaran online sudah terbiasa, sebenarnya sudah menerapkan model tersebut sebelum pandemi Covid -19.
Dengan demikian, siswa agar membuka cakrawala gelombang internet dan teknologi untuk menambah wawasan sehingga menjadi generasi emas Indonesia 2045.
Mengingat persaingan hidup dan tantangan global semakin berat dan kompetitif pada masa akan datang, seiring bertambahnya jumlah penduduk. 
SMA Taruna Mandara memiliki keunggulan pendidikan berasrhama merupakan Siswa tidak dikenakan biaya pendidikan, atau biaya pendidikan gratis.
Siswa tinggal di asrama sekolah, yang biaya hidup sepenuhnya gratis. Biaya pendidikan bersumber dari anggaran Yayasan, dan dimungkinkan Yayasan mendapatkan bantuan beasiswa atau bantuan donatur yang tidak mengikat.
Dengan mengusung tagline "Spirit, Skill, dan Stamina". Tujuannya, agar mampu menjadikan anak didik di SMA Taruna Mandara menjadi disiplin, pintar, tangguh. 
Visi Sekolah sebagai sekolah terdepan untuk membentuk pemimpin dan enterpreneur masa depan. Misi Sekolah untuk membentuk Sumber Daya Manusia sebagai patriot putra-putri bangsa. Menguasai wawasan dan nilai-nilai kepemimpinan. Menguasai wawasan dan nilai-nilai kewira-usahaan. Serta memiliki kepedulian terhadap isu lokal, nasional, dan global.
SMA ini memiliki kemiripan dengan SMA Bali Mandara dari segi sistem pendidikan. Namun, SMA Taruna Mandara tidak membatasi jumlah siswa yang ingin masuk. Melainkan siap menerima siswa sebanyak-banyaknya.
Sistem pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Mandara menyerupai di SMAN Bali Mandara. Di sekolah ini, akan dilengkapi dengan wifi. Sebab, di basic sekolah ini adalah e-Learning. Kelas disini kemungkinan akan kecil, beda dengan sekolah dulu kelas besar. Karena intinya, semua ruangan areal belajar.
SMA Taruna Mandara akan menerapkan kurikulum nasional, serta secara bertahap akan diperkaya dengan kurikulum internasional, sehingga memberikan peluang kepada siswa untuk mengikuti berbagai lomba tingkat internasional, serta setelah lulus berpeluang besar diterima pada perguruan tinggi internasional atau bekerja pada perusahaan internasional.
Sementara itu, SMA Taruna Mandara I Putu Mahendra Sumo Murti menambahkan, pihaknya sedang merampungkan proses vaksinasi siswa.
Upaya itu dalam mendukung program vaksinasi dan sekaligus menyiapkan sekolah dalam meyambut PTM. 
"Ketika PTM belum terlaksana sekolah 
masih tetap mengikuti arahan Dinas Pendidikan Bali untuk tetap melaksanakan pembelajaran daring dan terus update persiapan PTM yang teraktual," ungkapnya. 
Sedangkan, salah satu siswa SMA Taruna Mandara I Putu Ngurah Yudhista Aditya mengharapkan bisa segera bertatap muka. 
Sekaligus bisa bertemu dan mendapatkan motivasi langsung dari Pendiri Yayasan Mandara Sejati (YMS) Dr Made Mangku Pastika yang juga Gubernur Bali 2008-2018.
"Bisa kumpul ketemu dengan Bapak Mangku, bingbinglah kami agar mencapai angan dan cita - cita," ungkap Yudhista Aditya.
SMA Taruna Mandara didirikan oleh YMS dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak-anak lulusan SMP di Bali yang berasal dari keluarga miskin, yang tidak mampu melanjutkan pendidikan, di samping karena ketiadaan biaya juga karena daya tampung sekolah negeri yang sangat terbatas. 
SMA Taruna Mandara didirikan dengan tujuan utama turut mengentaskan kemiskinan di Pulau Dewata, yang akan bersanding dengan SMAN Bali Mandara.
SMAN Bali Mandara yang didirikan Pemerintah Provinsi Bali tahun 2011, sebagai sekolah yang digagas Gubernur Bali Made Mangku Pastika, disamping tahun 2016 juga telah dibuka SMKN Bali Mandara, yang khusus bagi siswa miskin di Bali, setiap tahun hanya mampu menampung maksimal 200 siswa miskin. 
Sementara pendaftar rata-rata 900 orang siswa setiap tahun. Jadi, kemana anak-anak miskin yang 700 orang lagi yang tidak tertampung di sekolah itu setiap tahun?
Nama SMA Taruna Mandara merupakan perpaduan dari nama SMA Taruna Nusantara di Magelang-Jawa Tengah dengan SMA Negeri Bali Mandara di Buleleng-Bali, dua sekolah negeri yang sudah eksis di tanah air, yang terbukti telah menamatkan lulusan-lulusan yang mampu menembus jajaran perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.
Metode pendidikan di dua sekolah tersebut sama, yaitu berasrama, tetapi memiliki satu perbedaan ekstrim, yaitu asal-usul siswa dan pembiayaan. SMA Taruna Nusantara mensyaratkan calon siswanya memiliki nilai akademik bagus serta membiayai sendiri pendidikannya sampai lulus. 
Sementara SMAN Bali Mandara mensyaratkan calon siswanya adalah dari keluarga miskin tetapi memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan, dengan biaya pendidikan sepenuhnya bersumber pada APBD Pemerintah Bali setiap tahun.
SMA Taruna Mandara akan mengadopsi semua keunggulan dari kedua sekolah tersebut, antara lain berasrama, menerapkan disiplin tinggi, membangun jejaring dengan perguruan tinggi/institusi ternama tingkat nasional/internasional, serta didukung dengan sarana-prasarana memadai. 
Dukungan guru-guru profesional dan manajemen sekolah yang handal diharapkan mampu membawa sekolah ini eksis bersanding dengan dua sekolah inspiratornya terdahulu, serta melahirkan lulusan yang siap masuk ke berbagai perguruan tinggi ternama di tanah air atau di seluruh dunia, siap bersaing mengisi lapangan kerja pada berbagai perusahaan global ternama, serta siap mandiri sebagai seorang entrepreneur yang unggul. (ART/001) 







Baca Artikel Menarik Lainnya : Generasi Muda Harus Bangga dengan Kemampuan Sendiri

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng