Denpasar (Atnews) – Dapur Umum Gotong-royong Jaba Paon kembali dibuka untuk membantu masyarakat yang terdampak untuk gerakan kemanusiaan masyarakat non KTP Denpasar.
Pembukaan Dapur Umum ini dibuka secara langsung Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Wibawa, Minggu (1/8), di Denpasar.
Posko Kemanusiaan Dapur Umum Kaliasem yang dikelola oleh komunitas mandiri mengajak gotong royong relawan kemanusiaan lain seperti dan relawan personal yang bergabung untuk bersama sama melayani warga terdampak yang sudah tidak mampu.
Dapur Umum Gotong Royong merupakan dapur umum mandiri bersama KNPI Bali, Pospera Bali, Pena 98, Komunitas Bali Peduli Sosial (KBPS) dan FP NKRI sejak tahun 2020 pada awal pandemi Covid-19.
Bahkan Polda Bali juga mendukung kegiatan Posko Kemanusiaan Kaliasem melalui Direktorat Intelkam Polda Bali dengan bantuan Kendaraan Dapur Lapangan Brimobda Bali beserta 3 regu yang terdiri dari 9 orang setiap hari bergilir membantu selama program hingga kini.
Saat ini Dapur Umum Gotong Royong bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar, INTI Bali, Komunitas Tionghoa Bagansiapi-api, Dapur Umum SOS, Dapur Umum Adnyana, Alumni Smansa Denpasar, Ika Smansa 85, CSR BUMN, BUMD dan para sponsor serta donatur perorangan.
Pemerintah tidak menggunakan APBD, namun Pemkot memnfasikitasi penyaluran CSR, selain tetap bersinergi dengan Polda Bali dan Brimobda Bali.
Hal itu disampaikan Ketua Pospera Bali Kadek Agus Ekanata kepada Atnews di Denpasar, Rabu (4/8).
Dikatakan, Jaya Negara dan Agus Arya Wibawa sempat ikut memasak dan menyiapkan semua keperluan untuk pangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat.
Sementara sang istri juga sibuk menyiapkan bahan sayuran. Dapur umum gotong-royong ini juga melibatkan beberapa unsur relawan dari Tagana, Brimod Polda Bali, TNI dan relawan lainnya.
Dalam kunjungan itu tampak juga hadir Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya, Direktur BPD Bali Nyoman Sudharma, Direktur Bisnis Non-Kredit BPD Bali I Nyoman Sumanaya berserta kepala OPD terkait lainnya di lingkungan Pemkot Denpasar.
Dapur Umum setiap hari menyiapkan 1000 bungkus pada dua sesi, jam 11.00 -12.00 Wita dan sore 15.00-16.00 Wita.
Dalam penyalurannya mengutamakan tertib administrasi dalam mengutamakan masyarakat yang benar-benar terdampak di tengah munculnya varian delta Covid-19.
Para penerima nasi bungkus baik kelompok dan perorangan diwajibkan mendapatkan keterangan dari kepala wilayah masing-masing.
Kebijakan itu diterapkan agar agar tepat sasaran, sekaligus memberikan kepada masyarakat yang memang sudah sering dibantu seperti tuna netra, panti asuh.
Selain itu juga, pihaknya memberikan nasi bungkus berdasarkan bermintaan bagi penunggu pasien-pasien yang terkena Covid-19 di rumah sakit.
Relawan yang memasak juga dibatasi agar bisa menjaga prokes dengan tepat. (ART/001)