Banner Bawah

STAHN Mpu Kuturan Gelar Seminar Internasional

Artaya - atnews

2019-05-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - STAHN Mpu Kuturan Gelar Seminar Internasional
STAHN Mpu Kuturan Gelar Seminar Internasional

SINGARAJA 9/5 (Atnews) - Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja melalui Program Studi Ilmu Komunikasi menggelar Seminar bertajuk “International Seminar On Comunication, Religion and Culture” dalam menyiapkan mahasiswa sebagai generasi muda siap menyongsong tantangan Industri 4.0.
Seminar yang dilangsungkan di Aula STAHN Mpu Kuturan Singaraja Rabu itu diikuti 150 mahasiswa dari berbagai Jurusan dan prodi menampilkan tiga pembicara yakni pakar Bhagawad Gita Sri Srimad Swami Maharaja dari India,  Nikhil Gopal Pillai dari Inggris, dan Komang Agus Widiantara yang juga praktisi di bidang marketing.
Dalam pemaparannya tokoh Bhagawad Gita, Sri Srimad Swami mengatakan Bhawagad Gita merupakan ajaran yang universal dan diterima di berbagai kalangan. Bahkan ajarannya masih sangat relevan di era digital untuk menguatkan karakter masyarakat global.
“Ajaran Bhagawad Gita sangat universal. Bisa dijadikan landasan dalam menyikapi perkembangan era digital yang tidak terbendung. Tentu harus dilandasi dengan karakter manusia yang saling mencintai, mengasihi, menolong sesama dan serta ajaran etos kerja tinggi dalam membangun institusi,” ujarnya.
Sementara itu pembicara asal Indonesia, Komang Agus Widiantara mengungkapkan jika persaingan generasi milenial di era digital sangatlah berat. Namun semua akan bisa diatasi jika generasi muda tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Sekarang kita harus siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kuncinya siap bersaing dan meningkatkan kualitas diri di bidang teknologi informasi, sehingga tidak tergilas jaman,” pesannya.
Sementara itu Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si mengapresiasi pelaksanaan seminar internaisional ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas lembaga dan seluruh sivitas akademika.
Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali dengan berbagai ketrampilan di bidang Informasi dan Teknologi sehingga senantiasa siap bersaing di era global. “Seminar seperti ini sangat mampu membantu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menyongsong era Industri 4.0. jadi semua harus bersinergi mewujudkan itu,” pungkasnya.(*/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster: Bali Tidak Perlu Tambahan Label Halal

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia