Banner Bawah

Halaman Rumah di Bali Kurang Tertata Sehingga Terlihat Gersang dan Kering

Atmadja - atnews

2019-05-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - Halaman Rumah di Bali Kurang Tertata Sehingga Terlihat Gersang dan Kering
Slider 1

DENPASAR 21/5 (Atnews) - Ketua TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster mengusulkan  kepada panitia Internasional Flower Competition (IFC) agar peserta lomba selain menata halaman rumah, juga menanami bunga kekhasan dari kabupaten/kota masing-masing.
Hal itu disampaikan saat menerima audensi panitia  Internasional Flower Competition, Niel Perez di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar.
"Yang di Kabupaten Gianyar bisa tanam bunga pucuk, begitu pula di Kota Denpasar bisa tanam bunga jempiring. Dengan demikian ada kekhasan bunga dari masing-masing kabupaten/kota di rumah warga," terangnya. 
Terkait penyelenggaraan lomba ini, Ny. Putri Koster sangat mengapresiasi.  Sebab menurutnya perlombaan ini sangat sejalan dengan program HATINYA PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah dan nyaman). 
"Lomba ini saya rasa sangat baik, dan saya harapkan bisa mendorong terwujudnya  program HATINYA PKK di tengah-tengah masyarakat, " harapnya
Untuk menyukseska salah satu program unggulan PKK tersebut, pihaknya secara rutin terjun menggerakkan masyarakat guna mengajak menata halaman rumah mereka sehingga tidak hanya asri dan indah, namun pula memberi manfaat bagi keluarga. 
"Penataan halaman, baik di dalam rumah maupun halaman depan rumah tidak hanya ditanami dengan bunga-bungaan tetapi juga dengan tanaman bermanfaat lainnya seperti sayur mayur, bumbu dapur, dan sebagainya," jelasnya. 
Sebelum itu saat mengawali tatap muka dengan istri orang nomor satu di Bali ini, Niel Perez menyampaikan bahwa pihaknya melihat fenomena sebagian besar halaman rumah di Bali kurang tertata rapi serta jarang ditanami tanaman berbunga hingga terlihat gersang dan kering. 
Untuk itu, pihaknya selaku pemilik Hotel Hanging Garden Bali tergerak dengan berinisiatif mengadakan lomba penataan halaman  agar terwujud  taman yang kreatif dan terawat. Dalam lomba ini termasuk di dalamnya taman tradisional, taman di halaman rumah maupun halaman depan rumah dan toko. 
Dengan demikian ia berharap akan tercipta lingkungan yang indah serta tertata rapi pada gilirannya memberi nilai tambah tersendiri bagi pariwisata Bali. 
"Lomba ini digelar di seluruh Bali, dan terbuka bagi perorangan. Para peserta lomba sudah mulai menata halamannya sejak awal 2018. Pada bulan Juni nanti, kami akan mengumumkan pemenangnya dengan hadiah Rp1 miliar bagi juara pertama, " jelasnya.(*/ika)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Polda  Bali Tertibkan Pelanggar Lalin sebagai Contoh di Indonesia

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026

Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia