NPCI Minta Sinergi Pemerintah Formulasikan Sampah Plastik
Banner Bawah

NPCI Minta Sinergi Pemerintah Formulasikan Sampah Plastik

Atmadja - atnews

2019-06-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - NPCI Minta Sinergi Pemerintah Formulasikan Sampah Plastik
Slider 1
Denpasar, 21/6 (Atnews) - Ketua Umum Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Dr. I Gusti Kade Sutawa,SE.,MM., MBA meminta keseriusan pemerintah bersinergi dalam memformulasikan  permasalahan sampah terutama berbahan plastik
“Sampah sudah menjadi momok Indonesia sorotan dunia, apalagi sampah plastik yang dapat merusak citra pariwisata Bali,” kata  Kade Sutawa yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB).
Hal itu ditegaskan ketika workshop Pengelolaan Sampah Plastik Pesisir Laut dengan tema "Bali Resik Sampah Plastik di Sumber dan ke Laut" yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Bali, Kamis (20/6).
Ia mencontohkan kawasan pantai Kuta Badung setiap tahun mendapatkan kiriman sampah.
Keseriusan itu agar diperhatikan semua pihak, khususnya pemerintah sebagai pengatur regulasi, mengingat pariwisata rentan dari isu lingkungan dan keamanan.
Upaya itu dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan pariwisata Bali yang sudah dikenal dunia.
Oleh karena, Bali bergantung pada sektor pariwisata, data tahun 2018 menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata sebanyak 6.127.437 orang. 
Sampah plastik tidak hanya di darat tetapi memenuhi sungai dan lautan telah menyebabkan masalah selama bertahun-tahun, seperti menyumbat saluran air, meningkatnya resiko banjir dan permasalahan lingkungan yang sangat serius. 
Namun, pihaknya tetap memberikan apresiasi atensi pemerintah dari Presiden Jokowi, Gubernur Bali, Bupati/Walikota hingga perangkat Desa dan Desa Adat.
Begitu juga, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama peserta Pertemuan ke-IV antar Negara dalam koordinasi kelautan Negara-Negara Asia Timur (COB-SEA) meresmikan Ecoriparian Sungai Badung di Denpasar.
Dengan memasang Nanobubble Generator untuk menjernihkan dan mengurangi bau air Sungai Tukad Badung dari endapan.
Upaya itu dalam mendukung spirit penanganan sampah laut yang dibawa oleh Presiden Jokowi pada KTT ASEAN  di Bangkok.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengharapkan masyarakat agar mengurangi penggunaan bahan-bahan dari plastik (anorganik).
Dalam mendukung terwujudnya Bali bersih dan indah maka dibuat Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 tentang Pengurangan Timbulan Sampah Plastik.
“Antusias masyarakat sangat positif mendukung gerakan tersebut, hal diharapkan berdampak positif mampu mengurangi peredaran sampah plastik,” ujarnya.
Meskipun belum ada larangan penggunaan plastik, namun Pergub tersebut efektif dalam menekan peredaran sampah plastik.
Untuk itu, diharapkan peluang bisnis dapat direspon cepat oleh masyarakat dalam menggantikan fungsi plastik dimaksud.(ART/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ramia Kawal Usaha Industri Pariwisata Bali

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan