BI Tingkatakan Transaksi Elektronidikasi Pusat Perbelanjaan Bali
Banner Bawah

BI Tingkatakan Transaksi Elektronidikasi Pusat Perbelanjaan Bali

Atmadja - atnews

2019-07-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - BI Tingkatakan Transaksi Elektronidikasi Pusat Perbelanjaan Bali
Slider 1
Denpasar, 11/7 (Atnews) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali meningkatkan transaksi Nontunai (Elektronidikasi) di pusat perbelanjaan daerah ini.
“Mulai beralih pembayaran dari manual menjadi elektronik dan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK),” kata Manajer Fungsi Analisis Sistem Pembayaran dan Keuangan Inklusif, KPw BI Bali Achmad di Denpasar, Rabu (10/7). 
Hal itu disampaikan ketika Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Koordinasi Peningkatan Transaksi Nontunai (Elektronidikasi) di Toko Ritel dan Pusat Perbelanjaan di Bali.
Beragam keuntungan dengan melakukan transaksi nontunai. 
Jauh lebih praktis, akses lebih luas, transaksi sangat trasparan, efisiensi rupiah, serta mampu membuat perencanaan ekonomi lebih akurat.
Untuk itu, program itu agar terus dikembangkan dan disebarkan di seluruh Indonesia, karena mampu memberikan kemudahan bagi semua pihak. 
Inovasi melalui promo-promo pembelajaan agar terus dilakukan sehingga masyarakat lebih tergiur. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Walikota Buka Lokasabha PBMM Kota Denpasar 2019

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas