Banner Bawah

Angin Ngamuk, Rumah Komang Darma Hancur  

Atmadja - atnews

2019-08-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Angin Ngamuk, Rumah Komang Darma Hancur  
Slider 1

Karangasem, 04/08 (Atnews) -  Angin kencang mengamuk di Banjar Dinas Bukit, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu merobohkan umah I Komang Darma alias Ngenteg saat perayaan Kuningan (Sabtu, 03/08). Kondisi rumah memprihatinkan, atap rumah jatuh berserakan sedangkan sebagian temboknya hancur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, I Komang Darma (38) beserta istrinya Siti Nurhayatun (34) alias Ketut Pinah meninggalkan rumah untuk bersembahyang dalam rangka Hari Raya Kuningan. 
Saat ini Korban beserta istri dan anaknya yang masih berusia 3 tahun mengungsi dirumah saudaranya. "Untung kejadiannya pagi hari pas sepi, tidak terbayang kalau malam hari" ujar Dharma yang masih dalam keadaan tegar.
Dalam hal ini BPBD turun tangan memberi bantuan  berupa Matras, Selimut, Kid ware, sembako dan sebagainya. Penyerahan ini disaksikan para pejabat  dan masyarakat setempat.(ayu/02)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Maharishi University Puji Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia