Posyandu Garda Terdepan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Banner Bawah

Posyandu Garda Terdepan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Atmadja - atnews

2019-08-28
Bagikan :
Dokumentasi dari - Posyandu Garda Terdepan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Slider 1
Gianyar,28/8 (Atnews) - Posyandu garda terdepan sebagai pusat pelayanan  kesehatan masyarakat, memiliki nilai setrategis dalam persoalan gizi buruk bagi balita dan kesehatan anak. 
Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan hal ini saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu, di Balai Budaya Gianyar, Rabu, (28/8). 
"Keberadaan Posyandu sangat diperlukan untuk kesehatan Ibu dan anak, menjaga kebetsihan lingkungan, sanitasi, status gizi dan lainnya," imbuh Ngurah Adi.
Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ni Wayan Sriyani, S.Sn., M.Si., mengatakan, selain  Rakorda, juga dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas kader Posyandu sebagai persiapan pencegahan stunting di Gianyar Tahun 2019. 
Rakorda yang berlangsung sehari diikuti 524 peserta terdiri dari kader Posyandu desa binaan, dan kader Posyandu di desa lokasi khusus stunting. (Mur).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kominfo Dukung Kolaborasi PGRI-Siberkreasi Perkuat Bahan Ajar Informatika

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas