Banner Bawah

NCPI-Konjen RRT Denpasar Sepakat Datangkan Wisatwan Berkulitas

Atmadja - atnews

2019-08-30
Bagikan :
Dokumentasi dari - NCPI-Konjen RRT Denpasar Sepakat Datangkan Wisatwan Berkulitas
Slider 1

Denpasar, 30/8 (Atnews) - Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali bersama Konsulat Jendral (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar sepakat pariwisata Pulau Dewata mengedepankan kualitas.
Upaya itu dalam menjaga citra pariwisata mengingat keunikan dan kekhususan budaya Bali dibandingkan dengan negara lain.
“Bali tidak dipasarkan berdasarkan target quantity semata sehingga semua pelaku pariwisata tidak menjual Bali dengan harga murah,” kata Ketua DPW NCPI Bali Agus Maha Usdha di Denpasar, Kamis (30/8).
Hal itu disampaikan ketika NCPI Bali melakukan audensi ke Konjen RRT di Bali yang dihadiri Sekretaris NCPI Bali Adi Pernama, Dr Nyoman Sunarta, Febe Lestari, Diah Permana, AA Sagung Pranita dan Penasehat NCPI Bali Drs Ketut Ngastawa SH.
Disepakati bersama antara NCPI Bali dan Konjen RRT di Denpasar Gou Hou Dong untuk melanjutkan pertemuan dan komunikasi guna peningkatan kerjasama Pariwisata ke depan.
Dengan pengembangan pariwisata diharapkan ke depan akan terjalin hubungan lebih luas antara Bali dan Tiongkok.
Oleh karena kedekatan historis antara Bali dan Tiongkok dalam abad-abad yang silam terekam dalam jejak sejarah Kerajaan Balingkang di Kintamani-Bangli.
Untuk itu,  dalam mendukung kerjasama kedua belah pihak Ketua Divisi Tata Niaga Pariwisata NCPI Bali Dr Nyoman Sunarta akan mengadakan pendekatan hubungan dalam hal pendidikan yang terwujud di Universitas Udayana (Unud).
Upaya itu dalam mengatasi kendala bahasa yang dimiliki saat ini bagi masyarakat pariwisata Bali.
Hal itu disampaikan Diah Permana, diharapkan juga peningkatan menyiapkan dukungan perijinan bagi volunteer-volunteer yang akan didatangkan untuk melakukan pendidikan bahasa dari “Native Speaker” langsung kepada pelaku pariwisata di Bali.
Divisi Promosi dan IT NCPI Bali Pranita Dewi meminta masukan dari Konjen untuk peningkatan minat wisatawan Tiongkok untuk mengikuti program “City Heritage Tour” dan atau wisata Kuliner yang memberikan dampak langsung ke masyarakat lokal di Bali 
Begitu juga, ada pula usulan pendekatan hubungan pariwisata melalui “sister city” antar kota di Bali dengan Tiongkok.
Sementara itu, Konjen RRT di Denpasar Gou Hou Dong mendukung pengembangan pariwisata budaya termasuk mengutamakan kualitas bukan pada kuantitas semata.
Dengan menerapkan “quality Market MICE” yang harus diberikan penjelasan pemahaman budaya Bali dalam program dengan narasumber yang memahami secara benar.
Upaya itu dapat dijadikan momentum sebagai sarana promosi pariwisata Bali yang lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut Konjen RRT juga memberikan masukan pentingnya peningkatan fasilitas infrastruktur dan safety ditingkatkan lagi sehingga memberikan kenyamanan bagi wisatawan dalam berwisata ke Bali. (ART/atm)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dukungan TNI di Wilayah Bencana Untuk Wujudkan Stabilitas Sosial Masyarakat

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026

Selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia