DPP NCPI Bersama Travel Meksiko MoU Datangkan Wisatawan Menengah Atas
Banner Bawah

DPP NCPI Bersama Travel Meksiko MoU Datangkan Wisatawan Menengah Atas

Artaya - atnews

2019-10-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - DPP NCPI Bersama Travel Meksiko MoU Datangkan Wisatawan Menengah Atas
Slider 1
Badung, 22/10 (Atnews) - Ketua Umum DPP Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Dr Gusti Kade Sutawa Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan dua travel besar di Meksiko yaitu Travel Viajes Manli ( Man Li Wang Ma de Delitzsch) dan Travel Golden Maya (Bernardo Alfonso AriagaVelez Ladron de Guevara).
“MoU ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kunjungan tamu Meksiko kelas menengah atas ke Indonesia yang memiliki potensi besar,” kata Sutawa di Badung, Selasa (22/10).
Kegiatan itu dihadiri Kepala Sub Direktoral IV Kemenlu Aditya Timoranto dan Asisten Deputy Direktur untuk Marketing  Region II Area IV A Kemenpar Lanny Setiawati.
Pada kesempatan itu, Dewan Pembina A.A Gede Yuniartha Putra, Chandra Salim, Sekum Mangku Wayan Suteja, Anggota Pengurus Pangeran Hutagaol, Wayan Suarsa, Anna dan Olga.
Ia mengatakan, Travel Meksiko menghadapi kendala harga tiket yang mahal.
Untuk itu diharapkan Garuda Indonesia bisa terbang ke Meksiko sehingga bisa lebih cepat dalam meningkatkan kunjungan tamu dengan biaya  tiket yang lebih murah.
“Kami siap bekerjasama dengan Kemenpar, Kemenlu dan Kedutaan Meksiko untuk meningkatkan kunjungan wisatawan datang ke Indonesia,” ujarnya.
Begitu juga swasta harus mau bekerjasama dengan pemerintah agar wisatawan Meksiko cepat bertambah ke Indonesia dengan cara memberikan harga yang kompetitif baik harga akomodasi maupun tour. 
Menurutnya, upaya itu akhirnya akan menguntungkan semua pelaku pariwisata jika kunjungan turis Meksiko meningkat tajam.
Pemerintah juga diharapkan ikut mengupayakan agar Garuda bisa terbang ke Meksiko.
Selain mendatangkan turis lebih banyak diharapkan investor Meksiko juga mau berinvestasi di Indonesia agar ekonomi negeri cepat bangkit.
Kepala Sub Direktoral IV Kemenlu Aditya menambahkan, dalam meningkatkan kunjungannya dengan menambah promosi.
Kedatangannya itu dapat memperkuat potensi kunjungan wisatawan.  
Oleh karena Indonesia belum menjadi tujuan populer bagi masyarakat Meksiko, disamping jaraknya cukup jauh.
Masyarakat Meksiko dominan berwisata ke Eropa, Asia negara China dan Jepang maupun kawasan Amerika.
Sedangkan CEO Travel Golden Maya Bernardo Alfonso AriagaVelez Ladron de Guevara berkeinginan mengembangkan wisatawan ke Asia bukan hanya datang ke China dan Jepang.
“Saya datang agar tahu lebih banyak gambaran obyek wisata dan destinasi yang ada,” ujarnya.
Wisatawan Meksiko masih belum banyak yang tahu tentang Indonesia.
Padahal Indonesia dan Meksiko memiliki kemiripan cuaca maupun budayanya. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur  Modernisasi Sistem Jasa Transportasi Konvensional

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas