GMT Nyaris Hanyut Terseret Banjir Gunung Agung
Banner Bawah

GMT Nyaris Hanyut Terseret Banjir Gunung Agung

Artaya - atnews

2019-02-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - GMT Nyaris Hanyut Terseret Banjir Gunung Agung
Slider 1
Karangasem (Atnews) - Perusahaan Galian C milik Gusti Made Tusan (GMT) nyaris hanyut diseret banjir Gunung Agung akibat hujan  beturut-turut selama tiga hari.
Sebelumnya juga sempat alat beratnya tenggelam karena tergerus air bah.
Oleh karena keberadaan perusahaan tersebut terbangun di tengah-tengah badan sungai.
Sebagian materialnya hanyut dibawa banjir Gunung Agung hingga membobol tembok Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Bebandem. 
Hujan deras sejak Jumat (1/2) hingga Minggu (3/2) menyebabkan masyarakat tidak dapat melintas dan truk-truk pasir terhenti.
Disamping itu, ada perusahaan galian C milik Dangin juga hampir terseret namun karena cepat arus airnya dibelokkan. 
Sepanjang sungai nampak aktivitas galian C masih beroperasi, meskipun genangan air belum mengering. (ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : TNI Akan Lakukan Operasi Psikologi dan Teritorial di Papua

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas