Penumpang di Bandara Ngurah Rai naik 14.75 persen Januari 2019
Banner Bawah

Penumpang di Bandara Ngurah Rai naik 14.75 persen Januari 2019

Artaya - atnews

2019-02-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Penumpang di Bandara Ngurah Rai naik 14.75 persen Januari 2019
Slider 1
Badung (Atnews) - Mengawali tahun 2019, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat melayani sebanyak 1,8 juta penumpang selama  Januari 2019 naik 14.75 persen jika dibandingkan perioda sama 2018 hanya 1.618.436 orang.
Penumpang sejumlah tersebut diangkut melalui 12.848 pesawat. Dibandingkan dengan angka statistik pada bulan Januari 2018, terdapat kenaikan yang cukup signifikan, khususnya dalam statistik penumpang.
Selama bulan Januari 2019, sebanyak 1.857.228 penumpang tercatat keluar masuk Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jika dilakukan komparasi dengan angka di bulan Januari tahun lalu, yang hanya sejumlah 1.618.436 penumpang, terdapat persentase kenaikan sebesar 14,75%, atau naik sebanyak 238.792 penumpang.
General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, membenarkan hal ini. 
“Benar, naik 14,7%. Kenaikan yang cukup baik untuk mengawali tahun ini. Jumlah penumpang selama Januari jumlahnya lebih dari 1,8 juta jiwa, naik cukup banyak jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun lalu,” ujar Yanus pada Senin (04/2).
Sedangkan untuk statistik pergerakan pesawat udara, angka di Januari 2019 naik sebanyak 100 pesawat. Pada periode yang sama di tahun lalu, sebanyak 12.748 pesawat lalu lalang selama bulan pertama di tahun 2018 lalu. 
Dengan jumlah penumpang yang mencapai 1,8 juta, jika dirata-rata, setiap harinya selama bulan Januari 2019, sejumlah 59.911 penumpang terangkut melalui 414 pesawat.
Berbeda dengan bulan Januari 2018, jumlah penumpang rute internasional tercatat mendominasi jumlah penumpang dari rute domestik.
Dari rute internasional jumlah penumpang terlayani tercatat sebanyak 1.048.193 penumpang, sedangkan dari rute domestik adalah sebanyak 809.035 jiwa. 
Pada Januari tahun lalu, penumpang dari rute domestik lah yang tercatat mengungguli jumlah penumpang rute internasional, dengan perbandingan 847.420 penumpang berbanding 771.016 penumpang.
“Untuk di awal tahun ini, penumpang dari rute internasional jumlahnya lebih banyak dari penumpang rute domestik. Jumlah penumpang rute internasional yang masuk ke Bali pun juga cukup tinggi, mencapai 506.304 penumpang. Sementara yang pergi tercatat sebanyak 541.882,” ucap Yanus menjelaskan. 
“Hal ini menjadi bukti bahwa di awal tahun ini, Bali tetap menjadi destinasi wisata favorit bagi banyak wisatawan internasional. Hal ini juga menjadi bukti bahwa moda transportasi udara dari dan ke Bali masih menjadi pilihan utama di tengah-tengah pembangunan infrastruktur transportasi lainnya di Indonesia,” tandas Yanus. 
“Kami akan fokus untuk terus menerus melakukan perbaikan terhadap fasilitas Bandar Udara, serta dalam peningkatan layanan terhadap pengguna jasa,” tutup Yanus. (*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Biasakan Berkompetisi Gagasan

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas