Banner Bawah

Karangasem Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional ke-3 

Artaya - atnews

2019-02-16
Bagikan :
Dokumentasi dari - Karangasem Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional ke-3 
Slider 1

Karangasem (Atnews) -  Karangasem memantapkan diri menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasional ke-3, tanggal 4-7 September 2019. 
Terkait hal tersebut dilakukan Rapat pemantapan dengan koalisi Pemerintah Kabupaten penghasil kelapa atau Kopek di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (15/02). 
Rapat pemantapan koalisi Pemerintah Kabupaten penghasil kelapa atau Kopek, dibuka Ketua Umum Kopek Nelson Pomalingo yang kini menjabat Bupati Gorontalo didampingi Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri.
Ketua Umum Kopek Nelson Pomalingo menyambut baik bergabungnya Kabupaten Karangasem dalam Kopek. Daerah ini akan menjadi contoh sinergi apik pertanian kelapa dan pariwisata, disamping  menjadi museum hidup kelapa di Indonesia.  
Nelson Pomalingo dalam paparanya mengatakan Organisasi Kopek ini baru dibentuk 2 tahun lalu dan sudah berbagai kegiatan dilakukan. Pertama kali festival Kopek ini dilaksanakan di Kabupaten indragiri Hilir, dilanjutkan di Kabupaten Lingga dan untuk yang ke 3 kalinya Festival Kopek ini akan dilaksanakan di Bali yakni di Kabupaten Karangasem. 
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri pada lesempatan itu memaparkan, bahwa
Festival Kelapa Internasional yang ke-3 di daerah ini  berbeda dengan pelaksaaan Festival Kelapa Internasional yang sudah dilaksanakan.
Hal ini disebabkan Festival Kelapa Internasional kali ini akan dikolaborasikarn dengan Festival Subak Karangasem yang sudah ada sebelumnya dan sudah terbukti sukses.
Ia menyebutkan,  bedanya Festival Kelapa Internasional yang ke-3 di Kabupaten Karangasem akan menampilkan gelar teknologi dari berbagai komoditi hortikultura, tanaman pangan, peternakan, perikanan dan berbagai varietas kelapa lokal Indonesia, 
Kelapa genjah Indonesia dan yang paling spesial adalah Kelapa-kelapa kelapa upacara (kelapa meadan) dalam mendukung program tamarn Bumi Banten Pmerintah Provinsi Bali, yang dipakai untuk kebutuhan upakara penting di Bali. 
Selain hal itu dalam Festival tersebut juga akan digelar berbagai lomba, parade seni budaya, monumen maskot pameran yang serba kelapa, dekorasi serba kelapa, pameran! expo kelapa tingkat Internasional dan berbagai kegiatan lainnya.
Bergabungnya Karangasem sebagai anggota KOPEK adalah dalam rangka turut berjuang dan bekerja bersama dengan kabupaten lainnya untuk mewujudkan masa depan perkelapaan Indonesia semakin carah. Pemkab karangasem siap menjadi bagian kopek  dan Pembangunan pertanian dan perkelapaan di Kabupaten Karangasem yang akan tumbuh bersinergi dengan pembangunan pariwisata dan pemberdayaan desa adat. 
Festival Kelapa Internasional ke 3  ini nanti akan dikolaborasikan dengan Festival Subak Karangasem dan akan menampilkan juga gelar teknologi dari berbagai komoditi hortikultura,tanaman pangan, peternakan perikanan dan berbagai varietas kelapa lokal Indonesia. (GD/ika)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gempa 8,9 SR Mentawai Mengancam Sumbar

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia