Banner Bawah

Bersainglah  Secara Sehat antara Taksi Online dan Konvesional

Artaya - atnews

2019-03-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bersainglah  Secara Sehat antara Taksi Online dan Konvesional
Managing Partner Togar Situmorang & Associates Togar Situmorang

Denpasar (Atnews) - Managing Partner Togar Situmorang & Associates Togar Situmorang MH MAP mengharapkan usaha transportasi online dan konvensional bersaing secara sehat.
“Intinya bersaing lah secara sehat,“ kata Togar yang juga  Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali Daerah Pemilihan (Dapil) Denpasar Nomor urut 7 yang mempunyai tagline “Siap Melayani Bukan Dilayani” di Denpasar, Selasa (5/3).
Ia juga juluki Panglima Hukum menjelaskan tentang aturan hukum yang berlaku terkait  keributan taksi online dan konvensional di Bandara Ngurah Rai beberapa waktu lalu.
Hal itu yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus Kriteria Pelayanan Pasal 3 Point A menyebutkan “Wilayah operasi berada di dalam kawasan perkotaan dari dan ke bandar udara, pelabuhan, atau simpul transportasi lainnya”
Artinya, siapapun itu selagi memiliki Kartu Tanda Penduduk Indonesia berhak untuk mencari nafkah diseluruh wilayah indonesia, karena itu diatur undang-undang.
“Saya rasa tidak perlu lah sampai terjadi keributan antara kita sesama anak bangsa ujarnya.
Ideologi kita Pancasila, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Kalau kita percaya Tuhan berarti kita harus percaya rezeki itu sudah ada yang atur.”
Tanggapan itu diberikan setelah dirinya didatangai Paguyuban Taksi Online yang terdiri dari RJ One, VOC, Sniper, The Seven, Singa driver, Kodam, DM community Transporter yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Ryan Miko. 
Dari informasi yang di dapatkan dilapangan, keributan driver taksi online dan supir taksi konvensional ini berawal dari salah satu pengunjung yang memesan taksi online di Bandara Ngurah Rai Bali.
Setelah itu driver taksi online mengarahkan calon penumpangnya ke arah pintu keluar Bandara Ngurah Rai Bali.
Namun supir taksi konvensional yang mangkal dan berada tepat di sekitar Bandara Ngurah Rai Bali  mengetahui calon penumpang driver taksi online diarahkan driver taksi online ke gerbang Bandara Ngurah Rai Bali.
Tanpa pikir panjang sejumlah supir taksi konvensional menyambangi driver taksi online yang menunggu calon penumpangnya di gerbang pintu keluar Bandara Ngurah Rai Bali dan akhirnya terjadilah keributan.
Lanjutnya, setelah supir taksi konvensional mengamankan driver taksi online, Berselang beberapa menit kemudian sejumlah driver taksi online lainnya mendatangi lokasi dan akhirnya berujung cekcok. (ART)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Jajaran Polda Bali Hadiri Mediasi Pakudui Kawan dengan Pakudui Kangin

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia