Banner Bawah

Avatar, film dan kesehatan

Admin 2 - atnews

2025-12-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Avatar, film dan kesehatan
Prof Tjandra Yoga Aditama (its/Atnews)

Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Kita semua tentu mengenal film Avatar yang ditonton  berbagai kalangan. Saya berkesempatan ke Taman Nasional Hutan Zhangjiajie yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Salah satu keindahannya  adalah lanskap pegunungan batu pasir kuarsit ("quartz-sandstone:) yang spektakuler, pilar-pilar menjulang tinggi yang terbentuk karena ersoi, sebagaimana di foto saya ini. Suasana inilah yang menginspirasi film Avatar, dan juga banyak kita lihat di lukisan pemandangan dari Tiongkok. Jumlah pilar gunung menjulang tinggi ada lebih dari 1000, ada juga yang menyebutnya sampai 3000, dan salah satu diantaranya adalah yang di Film Avatar dikenal sebagai "Haleluya Mountain".

Kita ketahui bahwa judul film Avatar merujuk pada tubuh Na'vi yang direkayasa secara genetik dan dikendalikan dari otak manusia yang berada di lokasi jauh, yang digunakan untuk berinteraksi dengan penduduk asli Pandora yang disebut “Avatar"

Nah, kini kita ketahui ada perkembangan teknologi Artificial Intelegence (AI) avatar adalah representasi digital manusia yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan untuk meniru penampilan, suara, dan perilaku manusia secara realistis. Avatar ini dapat berbicara, bergerak, dan berinteraksi seperti orang sungguhan, sehingga dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk kesehatan.

World Health Organization (WHO) misalnya, mempunyai kegiatan 
S.A.R.A.H. ("Smart AI Resource Assistant for Health") yang disebut sebagai petugas promosi kesehatan digital pertama WHO. "Si SARAH" ini beroperasi 24 jam, dalam 8 bahasa resmi WHO (sayangnya belum ada Bahasa Indonesia) dan dapat secara interaktif bisa dihubungi dalam bentuk teks atau videoe, untuk menjawab berbagai aspek pola hidup sehat, seperti antara lain bagaimana berhenti merokok dan berhenti vaping, bagaimana mengendalikan stress dll. Tentu bagus kalau modalitas AI dapat digunakan secara luas juga di negara kita agar siapapun warga yang tinggal di lebih 17 ribu pulau Nusantara dapat mengakses informasi kesehatan yang benar dan sesuai kebutuhannya.


Prof Tjandra Yoga Aditama
Dari Zhangjiajie Forrest National Park

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster Dukung Startup Bali dengan WiFi Gratis

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Krisis dan Perang Timur Tengah 

Krisis dan Perang Timur Tengah 

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

Resmi Terbentuk, FAJI Buleleng Jajal Tukad Banyumala

Resmi Terbentuk, FAJI Buleleng Jajal Tukad Banyumala

Mengurai Dampak Perang Iran–Israel/AS terhadap Pariwisata dan Ketahanan Ekonomi Pulau Dewata

Mengurai Dampak Perang Iran–Israel/AS terhadap Pariwisata dan Ketahanan Ekonomi Pulau Dewata