Denpasar (Atnews) – Ajang tarung bertajuk Golden Pryme siap digelar di Liga Bali Arena, Bypass Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (6/12/2025).
Event di bawah naungan Ultimate Combat Championship (UCC) ini akan menghadirkan 12 partai pertarungan, menampilkan atlet-atlet profesional dari Bali hingga kota-kota besar di Indonesia.
Salah satu partai yang paling ditunggu adalah duel petarung papan atas Indonesia, Abilio vs Vandri Waruwu, yang menjadi main event memperebutkan sabuk juara kelas profesional kickstriking.
Promotor Golden Pryme, Surya Dharma, mengatakan event ini menjadi penyelenggaraan perdana pihaknya. Ia menegaskan Golden Pryme dirancang untuk membuka ruang lebih luas bagi petarung-petarung lokal agar bisa naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.
“Tujuannya pasti untuk mengangkat fighter-fighter Bali dan lokal menuju jenjang yang lebih tinggi lagi,” ujar Surya Dharma di sela-sela sesi weigh-in dan press conference, Jumat (5/12).
Untuk penonton, Golden Pryme menyediakan dua opsi untuk pertarungan yang akan dimulai pukul 16.00 WITA. “Bisa nonton live di YouTube Suryadharma, atau datang langsung dengan membeli tiket di megatix.com. Link tersedia di Instagram Golden Pryme Promotion,” jelasnya.
Harapannya, event ini bisa menghidupkan kembali gairah olahraga tarung di Indonesia. “Kita ingin meningkatkan dan menghidupkan kembali industri combat sport, serta memberi ruang bagi atlet agar makin sering bertanding,” tegasnya.
Perwakilan UCC di Bali, Gede Arva Giri, menjelaskan tiga cabang olahraga yang akan dipertandingkan: boxing, muay thai, dan kickstriking. Setiap partai akan menggunakan aturan masing-masing.
“Untuk boxing profesional, 3 ronde x 3 menit. Muay thai dan kickstriking juga 3 ronde x 3 menit,” ujarnya.
Penilaian menggunakan 10 point must system, melibatkan 3 hakim, 1 wasit, 1 inspektur pertandingan, serta tim medis dan timekeeper.
Seluruh atlet yang tampil adalah petarung profesional. “Ada yang menjalani debut kickstriking, tetapi rata-rata mereka sudah beberapa kali tampil di event combat sport lainnya,” kata Arva. Ia menambahkan, Golden Pryme menjadi salah satu event tarung terbesar di Bali tahun ini.
Surya Dharma, promotor Golden Pryme, bukan nama baru di dunia combat sport. Petinju muda asal Buleleng yang dijuluki “The Pretty Boy” ini adalah Juara WBC Asia Youth Super Flyweight, satu-satunya orang Bali yang pernah meraih gelar tersebut.
Ia mencetak kemenangan TKO ronde pertama atas petinju Thailand, Puriwat Taosuwat, dalam ajang Byon Combat 5 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 1 Juli 2025.
Dengan rekam jejak itu, Golden Pryme menjadi langkah awal Surya Dharma masuk ke dunia promotor dan membuka pintu bagi petarung-petarung Bali untuk bersinar. (Z/001)