Putu Satria Kusuma Ajak Masyarakat Saksikan "Di Bawah Pohon Sukun" di Festival Seni Bali Jani VIII 2026
Putu Satria Kusuma Ajak Masyarakat Saksikan "Di Bawah Pohon Sukun" di Festival Seni Bali Jani VIII 2026
Admin 2 -
atnews
2026-07-17
Bagikan :
Teater Selem Putih (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) – Sutradara senior Bali, Putu Satria Kusuma, mengajak masyarakat untuk menyaksikan pementasan terbaru Teater Selem Putih berjudul Di Bawah Pohon Sukun yang akan tampil dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026.
Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 20.00 WITA, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar.
Putu Satria Kusuma menyampaikan undangan terbuka kepada masyarakat agar hadir dan memberikan apresiasi terhadap karya seni teater yang mengangkat nilai-nilai budaya Bali dengan pendekatan kontemporer.
"Kami mengundang masyarakat untuk menyaksikan pementasan Teater Selem Putih berjudul Di Bawah Pohon Sukun dalam Festival Seni Bali Jani VIII 2026. Semoga pementasan ini dapat menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi melalui seni pertunjukan," ujarnya.
Di Bawah Pohon Sukun merupakan naskah yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Putu Satria Kusuma. Pementasan ini diperkaya dengan dukungan musik dari Ben Prince MusikAsik dan Deuh Eternals, serta penataan gerak oleh Komang Diva Prasetya Wira Dharma.
Sejumlah aktor dan aktris turut ambil bagian dalam pertunjukan ini, di antaranya Ketut Purnada, Ketut Weker, Ni Putu Ayu Sri Darmayanti, Kadek Arlyn Aristianti, Made Ngurah Suartha, Luh Asti Apriyani, Komang Trisna Tresnasih, dan A.A. Ngurah Anggara Surya, bersama puluhan pemain lainnya.
Pementasan juga mendapat dukungan dari Teater Lalang SMKN 1 Singaraja serta Teater Ilalang SMA Lab Undiksha Singaraja, yang menjadi bagian dari kolaborasi lintas generasi dalam pengembangan seni teater di Bali.
Melalui karya ini, Teater Selem Putih kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan seni teater kontemporer Bali yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal, namun tetap relevan dengan dinamika dan persoalan kehidupan masyarakat masa kini.
Kehadiran Di Bawah Pohon Sukun di panggung Festival Seni Bali Jani VIII diharapkan menjadi ruang dialog budaya sekaligus memperkuat ekosistem seni pertunjukan di Bali melalui karya-karya kreatif yang inovatif dan bermakna. (KRS/002)