Dorong STAHN Mpu Kuturan Miliki Ciri Khas Pendidikan Karakter Berbasis Agama Hindu
Banner Bawah

Dorong STAHN Mpu Kuturan Miliki Ciri Khas Pendidikan Karakter Berbasis Agama Hindu

Admin - atnews

2024-05-31
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dorong STAHN Mpu Kuturan Miliki Ciri Khas Pendidikan Karakter Berbasis Agama Hindu
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mendorong pengembangan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan agar memiliki ciri khas sekolah tinggi yang mengedepankan pendidikan karakter berbasis agama Hindu.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada sidang terbuka senat STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja dalam rangka wisuda VIII di Gedung Kesenian Gde Manik, Kamis (30/5). Pelaksanaan wisuda ini merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintah daerah karena STAH Negeri Mpu Kuturan SIngaraja mampu menunjukkan kinerja yang sesuai pada jalurnya. 

Merilis apa yang disampaikan presiden terkait era disrupsi yang kedepan pasti dihadapi, dirinya ingin agar seluruh aspek baik birokrasi hingga pendidikan proaktif dalam mengikuti perkembangan digitalisasi. Disisi lain dirinya juga berharap STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja memiliki satu ciri khas khusus yakni mengedepankan pendidikan etika dan perilaku dalam bermasyarakat. 

“Potensi Buleleng yang besar ini harus dapat kita olah secara bijak. Salah satunya adalah bagaimana dalam dunia pendidikan memiliki satu karakter dan ciri khas bahwa ini pendidikan di Bali utara yang mengedepankan nafas-nafas kehinduan kita,”pungkasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Pj Bupati Lihadnyana pihaknya terus mendorong transformasi STAH Negeri Mpu Kuturan menjadi Institut Agama Hindu.  Karena hingga saat ini, koordinasi yang telah dilakukan bersama Kemeterian juga telah menyetujui peningkatan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. 

Pihaknya berharap transformasi ini diiringi dengan kemampuan STAH Negeri Mpu Kuturan dalam menjawab tantangan di masyarakat. “Jadi kepada kadis pendidikan jika sudah ada Institut ini maka mohon diikuti dengan adanya sekolah yang berbasis agama hindu (widyalaya). Sehingga dari bawah sudah berkarakter, itu harapan kami,”ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan I Gede Suwindia melaporkan jika wisuda kali ini diikuti sebanyak 142 mahasiswa.  Sehingga total alumni kurang lebih 1500 orang yang tersebar di seluruh instansi. “STAH Negeri Mpu Kuturan akan terus meminta bimbingan untuk memastikan pihaknya tetap berada pada jalurnya dalam membangun mahasiswa yang bersujud bakti kepada Tuhan dan orang tua mereka,”ungkapnya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Potensi Politik Uang di Pemilu 2019

Terpopuler

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Tutik Kusuma Wardhani Ucapkan Hari Raya Galungan dan Kuningan

Tutik Kusuma Wardhani Ucapkan Hari Raya Galungan dan Kuningan

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural