Kapolres Buleleng Lepas Puluhan Tukik di Pantai Penimbangan Buleleng
Banner Bawah

Kapolres Buleleng Lepas Puluhan Tukik di Pantai Penimbangan Buleleng

Artaya - atnews

2021-10-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kapolres Buleleng Lepas Puluhan Tukik di Pantai Penimbangan Buleleng
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Penyu merupakan kura-kura yang dilindungi berdasarka  PP No.7.tahun 1999 tentang pengawasa  tumbuhan dan satwa. Untuk tetap lestarinya dan keberadaan penyu agar tidak musnah, hari Minggu (3/10) bertempat di pantai penimbangan Desa Bakti Seraga Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H.,M.Si., melepas puluhan anak penyu yang disebut tukik.
Sebanyak 40 tukik yang dilepas Kapolres Buleleng itu merupakan hasil penangkaran penyu yang dilaksanakan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas ) Pantai Penimbangan Lestari  yang diketuai Gede Wiadnyana.
Pada pelepasan tukik itu, selain Kapolres, juga ikut melepas Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Buleleng, Satuan Pol Air Polres Buleleng dan Kasat Logistik. 
Sebelum pelepasan puluhan tukik, Ketua Pokmaswas Penimbangan Lestari  Gede Wiadnyana menyampaikan bahwa penyu yang ada dikawasan Pura Penimbangan sudah hampir punah sehingga perlu dijaga dan dilestarikan dengan cara melakukan penangkaran penyu mulai dari proses penetasan telor sampai menjadi tukik.
“Didunia ini ada 7 jenis penyu  yang ditemukan, untuk di wilayah pantai penimbangan terdapat 3 jenis penyu yaitu penyu hijau (chelonia mydas), penyu sisit (Eretmochelys imbricata) dan Penyu lekang (Lepidochelys olivachea). Penyu yang sering naik di pantai penimbangan dan bertelur adalah penyu lekang, termasuk tukik yang dilepas hari ini oleh Kapolres Buleleng merupakan penetasan dari penyu lekang," imbuhnya.
Kepada Atnews, Gede Wiadnyana mengatakan, penangkaran penyu di kawasan pantai Penimbangan telah dilakukan sejak tahun 2016 lalu dibawah binaan Dinas Perikanan  dan Undiksha Singaraja.
Jumlah penyu hasil penangkaran kelompoknya yang telah dilepas sampai saat ini mencapai 10 ribu ekor.
Saat pelepasan puluhan tukik, Kapolres Buleleng didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Buleleng Nyonya Arda Andrian.P., bersama dengan  Kabag Logistik Kompol Made Widana,S.H., Kasat Pol Air AKP Wayan Parta, S.H.,  Badan Konservasi Sumber Daya Alam Buleleng Putu Citra Suda serta komponen masyarakat lainnya.
Kapolres Buleleng menyampaikan, saya baru tau bahwa disini ada penangkaran penyu yang dilaksanakan Pokmaswas Penimbangan Lestari  dan kegiagtan ini sangat bagus sekali untuk melestarikan penyu yang sudah hampir punah
Dikawasan pantai penimbangan bahkan ditengah laut telah dibuatkan terumbu karang sehingga kegiatan ini perlu untuk dikembangkan dan ditiru ditempat lain," cetus Kapolres.
“Awalnya saya tidak tau ada penangkaran penyu di pantai penimbangan, setelah saya tau kemudian saya mendatanginya untuk mengetahui langsung karena kegaitan ini sangat bagus sekali dan hari ini kita lepas puluhan tukik sebagai bentuk kepedulian kita melindungi penyu yang hampir punah," tambahnya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bulan Bahasa Bali Diawali Festival Nyurat Lontar dengan Seribu Peserta

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD