Badung (Atnews) - Perwakilan Gugus Kebangsaan (GK) Provinsi Bali melakukan kegiatan penghijauan dengan menanam pohon di areal Pertokoan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB).yang luasnya 800 m2, Rabu (22 /6/2022). Kegiatan dalam rangka bulan Bung Karno ini guna menjaga kelestarian lingkungan hidup di kawasan tersebut.
Areal Pertokoan ini berdekatan dengan Agro Belanegara Gunung Ayu kawasan MPB yg telah ditanam hampir 300 jenis pohon termasuk pohon langka.
Ketua Yayasan Ugrasena Membangun Drs Dharma Putra secara simbolis menanam Pohon Majagau. Pohon Majagau adalah flora identitas Provinsi Bali. Majegau, tumbuhan pohon yang mempunyai batang keras dan awet. Di Bali kayu majegau digunakan dalam upacara adat karena aromanya yang harum mewangi. Selain itu kayunya juga digunakan untuk bahan bangunan suci atau ukiran.
Ketua Koperasi Castrena Sedana Membangun-KK CSN Triana Yulianda,S.ST secara simbolis menanam pohon Matoa tanaman asal Papua
Pohon Buah matoa memiliki rasa manis (manis legit) beraroma campuran antara rambutan, durian, dan kelengkeng. Bentuk buahnya lonjong, seukuran buah pinang (keluarga Palem), ketika muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna hijau kekuningan atau coklat kemerahan atau kehitaman.
Sedangkan Kepala Staf Korps Menwa Ugrasena Mumtazah.M Sked menanam Pohon Soekarno.
Pohon Soekarno sebagai bentuk penghargaan kepada Presiden Soekarno yang berhasil menghijaukan Padang Arafah dengan pohon intaran di Arab Saudi. Pohon intaran dinamakan Pohon Soekarno.
Dalam Ayur Veda, Ilmu Pengibatan Hindu Kuno, Pohon Intaran banyak disebut sebagai salah satu Pohon paling penting yang bisa digunakan until segala macam obat obatan.
Pohon Intaran juga merupakan Pohon Masa Depan, Karena Pohon ini akan menjadi pohon paling penting secara ekologis dan juga medis.
Dharma Putra yang juga Sekretaris Korps Menwa Indonesia Propinsi Bali mengemukakan, Sewaktu kecil menanam, ketika besar saat yang tepat memanennya. "Mari hijaukan bumi kita ini.
Tidak ada sesuatu yang lebih indah dibandingkan dengan keasrian lingkungan," ungkapnya.
Menurutnya, diperlukan kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak untuk menjaga alam Indonesia, termasuk pihak swasta dan masyarakat sendiri.
Ketua Umum MPB, Dr Bagus Ngurah Putu Arhana Sp.A ( K), menyampaikan terimakasih atas partisipasi elemen yang tergabung dalam Gugus Kebangsaan yang telah berkiprah diberbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.
Apa yang dilakukan ini semoga bermanfaat bagi Generasi Baru Indonesia. Nampak hadir sekretaris KK CSN Dede Iskandar, Sekretaris GK Provinsi Bali Bagus Ngurah Rai yang juga Pimpinan Redaksi Atnews.dan Team Work Pembangunan Pertokoan MPB dibawah Kendali Paiman dan Sitam.(Men/001)