Banner Bawah

ARMA Terima Mangku Pastika, Usulkan Tokoh Berjasa yang Menduniakan Ubud

Admin - atnews

2022-07-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - ARMA Terima Mangku Pastika, Usulkan Tokoh Berjasa yang Menduniakan Ubud
Slider 1

Gianyar (Atnews) - Museum Seni Agung Rai atau Agung Rai Museum of Art (ARMA) menerima kunjungan Reses mengusung tema "Keberadaan Museum di Tengah Lesunya Pariwisata" dari Anggota DPD Made Mangku Pastika di Gianyar, Senin (25/7).

Mangku Pastika bersama Tim Ahli Nyoman Baskara didampingi Ketut Ngastawa dan Nyoman Wiratmaja diterima oleh Pendiri ARMA Anak Agung Gde Rai atau biasa dipanggil Agung Rai. 

ARMA dibangun seluas 7,5 hektar, di daerah Ubud, Bali yang baru meraih peringkat ketiga dalam daftar 25 Kota Terbaik di Dunia 2022 (The 25 Best Cities in the World) versi majalah perjalanan asal Amerika Serikat, Travel Leisure.

Mendunianya nama Ubud dan Bali, menjadi modal utama ARMA dikenal wisatawan dan penggiat seni dari seluruh dunia.

Agung Rai mengungkap ARMA merupakan salah satu museum seni rupa di Bali yang menyimpan berbagai koleksi lukisan yang berasal dari pelukis-pelukis ternama baik dari dalam negeri maupun mancanegara. 

Koleksi museum berkisar dari tradisional hingga kontemporer, termasuk lukisan Kamasan klasik pada kulit pohon, karya-karya seniman batuan tahun 1930-an dan 1940-an dan satu-satunya karya yang dapat dilihat di pulau Bali oleh seniman Jawa abad ke-19 adalah karya dari Raden Saleh.

Koleksi dari pelukis Bali yang menonjol adalah karya-karya I Gusti Nyoman Lempad, Ida Bagus Made, Anak Agung Gede Sobrat dan I Gusti Made Deblog.

Sementara untuk pelukis asing adalah dari seniman yang tinggal dan bekerja di Bali seperti Willem Gerard Hofker, Rudolf Bonnet, dan Willem Dooijewaard. Karya-karya pelukis Jerman Walter Spies memiliki tempat khusus dalam koleksi karena kontribusinya yang penting untuk pengembangan seni Bali.

Gedung-gedung yang ada di area museum didesain dengan gaya arsitektur tradisional Bali dengan dominasi material lokal. ARMA memadukan seni yang narutal berdampingan dengan alam dan manusia.  Berdiri kokoh di tengah pepohonan, air mancur, dan kolam serta landskap sawah.

Selain sebagai museum seni lukis, Museum ARMA juga menampilkan pertunjukan tari dan teater serta pameran dari seniman karya masyarakat Bali, Indonesia, dan seniman asing. Pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan karya di bengkel budaya dan melihat koleksi buku-buku yang ada di perputakaan.

Bahkan dilengkapi dengan penginapan, restoran termasuk wisatawan diajak bertani, menanam padi. Hal itu sebagai bentuk momen langka. Biasanya tiga bulan pasca menanam, mereka datang lagi menengok tanaman padinya, bahkan ada sampai panen.

Museum tersebut diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro pada 9 Juni 1996.

Agung Rai tidak pernah diam, namun terus melakukan inovasi dan terbosan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Syukur meskipun pandemi, kami tetap berjuang dan bernovasi. Ini kan dikelola swadaya, tentu tidak boleh berhenti," ujar Agung Rai.

Pengabdiannya sebagian besar hidupnya untuk mempopulerkan, melestarikan dan mengembangkan seni budaya Indonesia. 

Dikarenakan hal itu, ARMA pun pernah dikunjungi tokoh-tokoh besar dunia dan nasional yaknk Ratu Elizabet, Sir Charles Spencer Chaplin KBE (Pelawak, Sutradara, dan Komposer Film) dari Inggris, Walter Spies (Pelukis, Perupa, dan juga Pemusik Jerman-Indonesia), Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama. 

Bahkan di ARMA terdapat patung Pedamba Perdamain Dunia (Dreamer of World Peace) Chinmoy Kumar Ghose, lebih dikenal sebagai Sri Chinmoy merupakan seorang sastrawan dan seniman asal New York, yang menginpirasi banyak orang, untuk menciptakan kedamaian.

Sri Chinmoy juga seorang master spiritual India yang mengajarkan meditasi di negara-negara Barat setelah berpindah ke New York City pada 1964. Chinmoy mendirikan pusat meditasi pertama-nya di Queens, New York, dan saat ini memiliki ratusan murid di 60 negara. 

Ia juga mengingatkan Ubud berkembang hingga saat ini tidak terlepas dari peran seniman dari berbagai pihak melakukan promosi wisata Unud ke dunia.

Diantaranya Walter Spies, Rodolf Bonnet, Arie Smith maupun dari Ubud yakni I Gusti Nyoman Lempad.

Untuk itu, Agung Rai pun mengusulkan agar nama-nama tersebut diabadikan dalam bentuk nama-nama jalan raya di daerah Ubud.

Hal itu sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya. Sekaligus diyakini akan menjadi promosi internasional.

Sementara itu, Mangku Pastika menyambut baik usulan jalan yang disampaikan Agung Rai. Hal itu bila terwujud, Ubud akan jadi Internasional Village. Meskipun Ubud sebuah kecamatan tetapi peringkat ketiga dalam daftar 25 Kota Terbaik di Dunia 2022.

"Unud bukan kota Gianyar, tapi menjadi kota terbaik ketiga dunia. Memang dari dulu Bali dikenal karena ada Ubud dan Kuta," ungkap Mangku Pastika.

Untuk itu, usulan nama-nama jalan di daerah Ubud tanpa menghilangkan nama tokoh-tokoh di Bali maupun nasional.

Pemikiran dan cara cerdas Agung Rai, patut diketahui oleh anak-anak muda. Meskipun ada 430 museum di Indoneisa dan 30 museum di Bali. ARMA mampu hidupkan seni baik sekala dan niskala. Keseimbangan dalam pengelolaan museum memang patut diapresiasi.

Padahal, Agung Rai tak bisa melukis tetapi bisa membangun museum yang mendunia dan dikunjungi tokoh-tokoh. "Mereka hebat promosi, menarasikan dan story telling. Coba sekali-kali datang dan belajar lebih banyak dari beliau," imbuh Mangku Pastika.

Biasanya seni untuk seni sebagai bentuk persembahan. Namun saat ini patut berpikir realistis bukan saja idealis agar seni untuk hidup. 

Agung Rai disamping kesibukannya mengurus galeri, museum dan kegiatan-kegiatan seni, Agung Rai juga mengelola resort yang bernuansa budaya lokal dan kehidupan alami pedesaan ubud (dengan latar persawahan).

"Penciptaan pasar untuk datang kembali, ARMA memang hebat," pungkasnya. (ART/001)


Baca Artikel Menarik Lainnya : Satpol PP Bali Cek Areal Banjir Gunung Agung

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu