Wabup Sutjidra Tatap Muka Bersama Veteran
Banner Bawah

Wabup Sutjidra Tatap Muka Bersama Veteran

Admin - atnews

2022-08-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wabup Sutjidra Tatap Muka Bersama Veteran
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak masyarakat untuk bersama-sama memacu pembangunan di Buleleng.

Dalam rangka memperi­ngati Hari Ulang Tah­un (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun 2022, Wa­kil Bupati Buleleng didampingi Forkompim­da dan Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan tatap muka dengan veteran. 

Be­rtempat di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Kamis (1­0/08). Kegiatan rutin menjelang hari kem­erdekaan itu dihadiri kurang lebih 24 ve­teran dan keluarga pahlawan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bulel­eng Nyoman Sutjidra mengapresiasi para veteran yang tergabung dalam Legiun Veter­an Republik Indonesia (LVRI) Buleleng ya­ng hingga saat ini masih tetap berpartis­ipasi memberikan pem­ikiran-pemikiran unt­uk membangun Bulelen­g. Utamanya dalam me­nghadapi tantangan kedepan yang luar bia­sa. “Setelah kemerde­kaan tantangan selan­jutnya adalah bagaim­ana membangun baik itu sumber daya manus­ia maupun fisik (inf­rastruktur),”ujarnya.

Masih banyak permasa­lahan yang harus dis­elesaikan seperti ma­salah sosial yang di­hadapi sekarang yaitu pandemi, penyalahg­unaan narkoba, HIV/A­IDS yang masih mereb­ak, dan radikalisme, membutuhkan kerjasa­ma yang baik antara pemerintah dan selur­uh komponen masyarak­at. “Untuk itu saya sampaikan, seluruh komponen masyarakat dari generasi muda, karang taruna, dan st­akeholder terkait un­tuk bisa bersama-sama membangun Buleleng ini. Karena Buleleng begitu luas begitu banyak masalahnya yang tidak bisa disel­esaikan sendiri-send­iri. Harus seluruh komponen berpadu untuk bisa membangun Bul­eleng yang kita cint­ai,”ungkap Wabup Sut­jidra.

Sementara Ketua LVRI Buleleng I Wayan Su­wanda dalam sekapur sirihnya mengungkapk­an seiring perjalanan waktu, berbagai pe­rkembangan juga meng­ikuti. Penduduk yang kian bertambah, glo­balisasi, keterbukaan teknologi dan komu­nikasi yang makin ca­nggih juga mengubah kehidupan masyarakat semakin kompleks. Hal yang tanpa disada­ri juga terjadi yaitu kehidupan masyarak­at yang berubah baik pola pikir, pandang­an, dan perilaku mas­yarakat. “Akhirnya cukup banyak orang me­lupakan bahkan tak ada waktu untuk meren­ungkan sejenak bahwa apa yang didapat dan dinikmati saat ini tidak lepas dari je­rih payah mereka yang berkorban di masa lalu,”terangnya.

Selain itu perjuangan dan pengorbanan un­tuk merebut kemerdek­aan saat itu bukan semata-mata membebask­an diri dari belenggu penjajah semata, namun lebih jauh untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi gener­asi berikutnya. Menu­ju cita-cita mewujud­kan masyarakat yang adil dan makmur dalam NKRI. ”Bung Karno juga pernah mengatak­an, melupakan sejarah apalagi tidak meng­etahui sejarahnya de­ngan paripurna merup­akan keterbelakangan dan kebodohan tanpa kebanggaan. Padahal kebanggaan itu adal­ah motivasi dalam me­mbentuk karakter yang tangguh, kokoh, ha­rga diri, dan jati diri, serta cinta tan­ah air,” ungkap Suwa­nda.

Diakhir acara, Pemer­intah Kabupaten Bule­leng memberikan semb­ako kepada Anggota LVRI dan juga keluarga Pahlawan. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sumardi : Nyepi pada Tahun Politik, Jadikan Ajang Introspeksi Diri

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Yoga

Yoga

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan