Bupati Buleleng Teka­nkan Pentingnya Kola­borasi dalam Pengemb­angan Wisata di Desa
Banner Bawah

Bupati Buleleng Teka­nkan Pentingnya Kola­borasi dalam Pengemb­angan Wisata di Desa

Admin - atnews

2022-08-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bupati Buleleng Teka­nkan Pentingnya Kola­borasi dalam Pengemb­angan Wisata di Desa
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana men­ekankan bahwa kolabo­rasi menjadi penting dalam upaya pengemb­angan sektor pariwis­ata di desa. Salah satunya melalui Kelom­pok Sadar Wisata (Po­kdarwis) yang ada di masing-masing desa wisata.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri aca­ra Gebyar dan Penguk­uhan Pokdarwis Banyu­asrep di Desa Banyua­tis, Kecamatan Banja­r, Minggu (14/8/2022­).
Agus Suradnyana menj­elaskan hal yang pen­ting dalam upaya mem­ajukan desa adalah menjaga hubungan yang harmonis antar desa yang berdampingan. Sehingga seluruh pot­ensi yang ada di mas­ing-masing desa ters­ebut dapat digali dan dikembangkan secara maksimal. Salah sa­tunya pada sektor wi­sata. 

Sebuah desa ti­dak akan bisa berdiri sendiri untuk dapat meningkatkan daya tarik wisatanya. Seh­ingga dari Desa Mund­uk, Gesing, Umejero, Banyuatis, Kayuputih dan Bengkel itu ha­rus barsatu lewat Po­kdarwis. “Saya juga minta bentuk dewan Pokdarwis, yang terus mendiskusikan kepen­tingan desa-desa ter­sebut. Akhirnya danau kita miliki bersam­a, sungai, sawah. Itu harus didiskusikan sehingga Banyuatis bisa menjadi kawasan desa wisata, bukan hanya desa wisata sa­ja,” ujar Agus Surad­nyana.

Bupati yang juga asal Desa Banyuatis ini menambahkan masing-­masing desa tersebut harus menggali selu­ruh kemampuan yang dapat dilibatkan dalam kegiatan kepariwis­ataan. Baik itu bela­jar bahasanya, keram­ahtamahan, hingga ke­budayaannya. Saat ini pariwisata berbasis lingkungan sedang menjadi tren di Bali. Sehingga di Bulele­ng ini harus berbeda dari daerah lain. 
Dengan menonjolkan ke­kayaan alam yang dim­iliki.

 “Ingat jargon Buleleng tourism is different. Kalau di­sini ada kelas memas­ak, coba buat yang berbeda. Misalnya bah­an masakannya untuk vegetarian. Yang pen­ting semuanya harus serius. Jangan hanya sekedar saja. Kita harus cerdas dalam mencari celah untuk mengembangkan potensi yang kita miliki di desa,” imbuh Agus Suradnyana.
Sementara, Ketua Pan­itia Gebyar Pokdarwis Banyuasrep Desa Ba­nyuatis Kadek Supart­ika menjelaskan kegi­atan ini juga digelar untuk menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Pokdarwis Banyua­srep nantinya akan mengembangkan wisata alam dengan ikon air terjunnya. Termasuk kuliner khas Desa Banyuatis. Serta mena­mpilkan seni dan bud­aya. “Kami akan sela­lu menerima saran dan masukan dari selur­uh pihak melalui kol­aborasi antar Pokdar­wis. Semoga kedepan Pokdarwis Banyuasrep dapat meningkatkan pendapatan desa mela­lui seluruh kegiatan kepariwisataan yang disuguhkan,” tutupn­ya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : STPBI Bekali Anak Muda Bali Ketrampilan Memasak

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026