Badung (Atnews) - Koperasi Pemasaran Maha Sadhu Bali Sejahtera beralamat di Jln. Astasura No. 19, Denpasar mengikuti Pameran UMKM dan Koperasi dalam rangka side event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Kegiatan itu mengambil tema: "Spice and Rice Festival: Local Wisdom for Global Suistainability" di Bali Collection, Nusa Dua selama enam hari, dari tanggal 11 - 16 November 2022.
Ketua Koperasi Pemasaran Maha Ssdhu Bali Sejahtera Putu Adi Parnama, SE merasa beruntung ikut terpilih setelah lolos diakurasi dalam mengikuti pameran yang diikuti oleh seluruh UMKM dan perusahaan besar se-Indonesia yang sudah punya nama besar.
Termasuk ada pameran mobil dan motor listrik yang sangat didukung oleh pemerintah. Dimana, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka KTT G20, di The Apurva Kempinski Bali, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).
Stand Koperasi Maha Sadhu Bali Sejahtera, merupakan satu-satunya koperasi yang lolos kurasi dan bisa ikut pameran tersebut dengan menggandeng beberapa UMKM terkenal di Bali.
Upaya itu dalam rangka membantu memprosikan produk-produk lokal agar bisa dipasarkan di pasar Global. Selama kegiatan pameran ini, banyak dihadiri oleh Pejabat Negara, yaitu: Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Perhubungan, Dirut PLN, Dirut Pertamina dan pejabat tinggi lainnya.
Fokus dan Komitmen Pemerintah khususnya Kemenkop dan UKM, menjadikan Koperasi Modern dan berbasis digital, serta membuat UMKM jadi Naik Kelas melalui sinergi antara Koporeasi dan UMKM di Bali.
Ketua Koperasi berharap agar event serupa bisa membantu menaikan perokonomian rakyat Bali dan merubah stigma negatif tentang koperasi di masyarakat.
Sedangkan, Menkop UKM Teten Masduki melibatkan sebanyak 300 produk Usaha Kecil Menengah (UKM) unggulan mejeng atau dipamerkan selama KTT G20.
Seluruhnya sudah resmi diakurasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), dan siap menembus pasar global.
"Mari sukseskan event G20 ini dengan cara mengundang seluruh UMKM dan Koperasi untuk ikut acara Pameran UMKM se-Indonesia," ujarnya.
Hal itu bagus untuk saling mengenal dan mempromosikan produk masing-masimg agar bisa menaikan omset penjualan dan berkelanjutan, termasuk bisa go internasional.
Upaya itu agar UMKM bisa naik kelas. Pameran ini sampai hari ke-4 sudah dikunjungi oleh ribuan pengunjung, baik dari investor maupun dari pengusaha lokal lainnya
Tidak hanya pameran produk-produk UKM unggulan, berbagai panganan dan minuman khas Nusantara, termasuk dari Bali juga dijual. Ada pula beberapa produk yang menjadi suvenir KTT G20, acara hiburan, hingga diskusi.
Teten mengatakan, dirinya bangga lantaran KTT G20 menjadi momentum bagi koperasi dan UMKM. Sebab, keduanya dapat beradaptasi dengan isu-isu strategis yang diangkat, seperti usaha berkelanjutan di tengah pandemi.
Namun, permaslahan UMKM yang ada saat ini yaitu permodalan dan pemasaran. Untuk itu, diharapkan bisa segera ada solusinya dan dibantu oleh pemerintah. (GAB/ART/001)