Banner Bawah

PM Modi Pemimpin Hindu Paling Berpengaruh di Dunia

Admin - atnews

2023-07-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - PM Modi Pemimpin Hindu Paling Berpengaruh di Dunia
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi kembali muncul sebagai pemimpin paling populer di seluruh dunia, 76% approval rating: Morning Consult survey pada Juni 2023.

Peringkat dirilis oleh Morning Consult, sebuah perusahaan intelijen keputusan global yang melacak keputusan utama para pemimpin global.

Modi mampu menggunguli Presiden Konfederasi Swiss Alain Berset (60 persen), Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador (59 persen), PM Australia Anthony Albanese (54 persen), PM Italia Giorgia Meloni (52 persen), Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva (51 persen), PM Spanyol Pedro Sánchez (40 persen) dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (40 persen).

Kepopuleran kepemimpinan PM India ke-15 Narendra Damodardas Modi yang akrab diapnggil Modi bisa menjadi inspirasi bagi Umat Hindu dunia. 

Budayawan Putu Suasta yang juga Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Cornell University memuji Kepemimpinan Modi mampu membawa India semakin maju di tengah persaingan global. 

Negara yang mengedepankan pluralisme tengah menjadi sorotan dunia karena sebagai tuan rumah KTT G20 Tahun 2023 setelah berhasil G20 Indonesia Tahun 2022 di Bali. 

Dengan tema Keketuaan G20 India, yaitu “Vasudhaiva Kutumbakam, One Earth, One Family, One Future". Berbagai perhelatan side event G20 India telah menjelang puncak KTT G20 pada 9-10 September 2023.

India telah menampilkan berbagai keunggulannya dalam berbagai bidang, termasuk keunikan budaya masing-masing daerah baik tari, kerajinan maupun makanan khas. 

Kepresidenan G20 adalah usaha besar-besaran, dan untuk mewujudkannya, pemerintah India telah meningkatkan modal intelektual, administratif, infrastruktur, dan sosialnya; proses pengambilan keputusan birokrasi yang lebih baik; dan menyusun daftar agenda untuk tahun ini. Ini sedang disusun dengan hati-hati melalui konsultasi dengan pemangku kepentingan utama, termasuk bisnis, think tank, akademisi, masyarakat sipil, serikat pekerja dan komunitas ilmiah.

Tema itu diambil dari kitab suci Sanskerta, menyoroti keterkaitan antara berbagai bentuk kehidupan – manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme – dan tempat mereka dan nilai di Bumi dan di alam semesta yang lebih luas. 

Tema ini mencakup referensi untuk LiFE (Lifestyle for Environment), yang menunjukkan bagaimana pilihan lingkungan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, di tingkat individu dan nasional dapat mengarah pada tindakan yang lebih terinformasi dan transformatif secara global, berkontribusi pada masa depan yang lebih bersih, lebih hijau, dan lebih biru.

Dalam keterangan Kementerian Luar Negeri (MEA) India mengonfirmasi akan ada 250 pertemuan di seluruh negeri, di mana 190 di antaranya akan mencakup menteri yang memimpin departemen nodal di negara-negara G20 – seperti kesehatan, keuangan, pertanian, energi, dan perdagangan – dan sekitar 100.000 orang diharapkan hadir sepanjang tahun.

Prioritas Indonesia untuk tahun 2022 adalah arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan ekonomi serta transisi energi bersih, dan India telah mengindikasikan akan terus memprioritaskan "Digitisasi untuk mengubah kehidupan". Masalah prioritas lainnya untuk India termasuk 1) Infrastruktur kesehatan global, pembiayaan kesehatan dan digitalisasi pemberian layanan; 2) Infrastruktur publik digital dan pengembangan yang memungkinkan teknologi dalam pendidikan, mata pencaharian 3) Ketangguhan bencana; 4) Memerangi kejahatan ekonomi; 5) Reformasi Organisasi Multilateral; 6) Memanfaatkan ekonomi biru; 7) Iklim: Pembiayaan dan Misi Hidrogen Hijau, Percepatan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs); 8) Keamanan dan transisi energi dan 9) Pemberdayaan perempuan.

Kedua, India berupaya untuk memastikan kesinambungan kebijakan dengan memperjuangkan isu-isu tertentu di G20 yang telah dipimpinnya di bawah kepemimpinan aliansi Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS) pada tahun 2016 dan 2021. 

G20 India sekarang siap untuk mengarahkan diskusi tentang tantangan kesehatan global dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi, kerja sama anti korupsi dan kontra terorisme, reformasi inisiatif regional dan multilateral, transisi energi dan SDG serta keterkaitan ekonomi dan keuangan di tingkat global. Isu-isu ini sebelumnya telah ditampilkan dalam forum yang lebih kecil, seperti aliansi India, Brasil, dan Afrika Selatan (IBSA), Prakarsa Teluk Benggala untuk Kerjasama Teknis dan Ekonomi Multi-Sektoral (BIMSTEC) dan lain-lain.

Dua kepresidenan G20 setelah India adalah Brasil dan Afrika Selatan, dua negara berkembang dan sesama negara BRICS yang juga merupakan pemimpin pertama G20. Ketiga negara ini akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan dari kelompok yang lebih besar dari negara maju dan negara berkembang mengenai isu-isu yang ingin dimajukan oleh ekonomi pasar berkembang di panggung global. Ini akan mencakup reformasi sistem multilateral dengan suara yang lebih besar untuk negara-negara berkembang, kemajuan berkelanjutan dalam SDGs dan target transisi energi yang adil, untuk beberapa nama.
            
Modi sebagai Pemimpin Hindu berusaha meningkatkan pengaruh India, negara terpadat di dunia dengan 1,5 miliar jiwa telah menjadi sorotan dunia.

Bahkan semakin populer setelah mengunjungi Negara Amerika Serikat, Modi bertemu sejumlah bos perusahaan teknologi seperti CEO Apple, Tim Cook, CEO Alphabet Inc. Sundar Pichai, dan Direktur Perusahaan Microsoft Satya Nadella di Gedung Putih pada Kamis (22/6/2023).

Selain itu, turut hadir juga Wakil CEO General Electrics Larry Culp, Wakil CEO Boeing David Calhoun, CEO Flex Revathi Advaithi, dan Sam Altman sebagai perwakilan OpenAI. 

Sebelumnya juga Modi bertemu Bos Tesla, Elon Musk di New York pada Selasa (20/6). Bahkan Elon Musk usai bertemu Modi mengaku siap menanamkan modal di India.

Menariknya lagi, PM Modi mengikuti sesi yoga antarnegara di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di  sebagai awal dimulainya kunjungan resmi kenegaraannya ke AS dalam memperingati Hari Yoga Internasional (IYD).

Begitu juga organisasi pemecah rekor dunia, Guinness, mengatakan bahwa sesi Yoga pada hari Rabu (21/06) itu telah mencetak rekor baru untuk banyak kebangsaan dalam satu sesi Yoga.

Yoga tengah digemari masyarakat global kini telah menjadi gaya hidup (lifestyle) atau jalan hidup (way of life).   
            
Menyadari daya tarik universal dan popularitasnya yang semakin meningkat, PBB menyatakan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional pada 11 Desember 2014. Akibatnya IYD pertama diperingati pada 21 Juni 2015.

Tanggal 21 Juni dipilih lantaran merupakan titik balik matahari musim panas atau matahari paling banyak keluar dari setiap hari lainnya dalam setahun.
            
Putu Suasta pun merasa bahagia karena dirinya pun dapat berkesempatan mengikuti Perayaan Hari Yoga Internasional (IDY) ke-9 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar Rabu (21/6).

Acara itu yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda (SVCC) Bali. 

Perayaan IYD ke-9 dengan mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam” di depan salah satu landmark terkenal di Bali, Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Monumen Bajra Sandhi).

Perayaan IYD diikuti oleh lebih dari 1.000 penggemar Yoga termasuk pejabat pemerintah provinsi Bali, korps konsuler, akademisi, mahasiswa, pakar yoga, awak media dan anggota komunitas India yang berbondong-bondong ke lapangan pada dini hari untuk berpartisipasi dalam salah satu kegiatan terbesar di kelasnya.

Selain itu, PM Modi juga memperkuat hubungannya dengan negara-negara Asia Pasific. Setelah mengikuti pertemuan negara-negara G7 atau tujuh negara ekonomi maju utama dunia (Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Perancis, Itali, Jepang, Kanada), menghadiri pertemuan G7 Hiroshima Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara- Negara G7 di Hiroshima, Jepang. 

KTT G7 Hiroshima 2023 ini diselenggarakan pada tanggal 19-21 Mei 2023, yang bertempat di Grand Prince Hotel Hiroshima, Hiroshima City, Hiroshima Prefecture. India dan Indonesia ikut diundang pada pertemuan KTT G7 ini sebagai salah satu Partner Countries dan mewakili Troika G20 bersama Brazil.

Selanjutnya Modi menghadiri 18 pemimpin Kepulauan Pasifik berkumpul di ibukota Port Moresby, Papua Nugini dalam acara Forum Kerjasama India-Kepulauan Pasifik.

Termasuk India baru saja mengunjungi  Australia dan Mesir. PM Modi dalam kunjungan tiga hari ke Australia bertemu dengan Ketua Eksekutif Fortescue Future Industries, sebuah perusahaan energi dan teknologi ramah lingkungan yang berbasis di Australia.

Menurut Putu Suasta, kiprah dan terobosan PM Modi karena visi dan cara pikir pun berbeda dari kebanyakan anak seusianya. 

Ketika anak lain menghabiskan waktu dengan bermain, Modi kecil banyak mendapat pengaruh dari Vadnagar, pusat pembelajaran dan spiritualitas Buddhis yang terkenal.

Anak pasangan Damodardas Modi dan Hiraba Modi itu juga banyak terpengaruh buku-buku karya Swami Vivekananda. Hal itulah yang menyebabkan Modi kecil memiliki dorongan kuat untuk membuat perubahan di masyarakat.

Selain itu dipengaruhi pula oleh Maharishi Dayanand Saraswati dan Mahatma Gandi yang memiliki Spirit Vaisnawa dalam Satya Graha, Swadeshi, Ahismsa dan Transformasi Sosial.
            
Gandhi secara turun temurun beberapa generasi adalah penganut ajaran Vaisnawa yang taat mempelajari, membaca, memahami Bhagawan-Gita dengan komprehensif.
            
"Untuk itu Modi bisa membawa India (Bharatavarsha-red) bersaing dengan Barat tanpa mengikuti ideologi kapitalis liberal," ujar Suasta secara khusus kepada Atnews di Denpasar, Sabtu (1/7).
           
India memiliki 1,2 milyar Hindu dari 1,5 milyar penduduknya. Sanatana Dharma menjadi perisai kebebasan dalam beragamanya. Sehingga 3 pendekatan umat Hindu Advaita, Dvaita dan Vishista Dvaita menjadi pilihan bebas berekspresi dan mereka sangat harmoni.

Serta dibangunnya infrastruktur yang membuat perekonomian India bersaing didunia, sudah saatnya pula Pendidikan sekarang menjadi pilihan anak muda dengan IT-nya menjadi pilihan.

India sekarang sudah mercusuar dunia sangat luar biasa menawarkan anak muda untuk ke India. Dengan pemulihan pascapandemi Covid-19 memperlihatkan ekonomi India tumbuh hingga 13,5% pada kuartal April-Juni 2022. 

India sebagai negara ekonomi terbesar ketiga Asia ituengalami kenaikan produk domestik bruto (PDB) dari kuartal sama tahun sebelumnya itu mencerminkan kenaikan dramatis aktivitas ekonomi di India sejak pertengahan 2021. 

Negara tersebut adalah anggota G20 dan juga anggota Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS). Pada tahun 2011, PDB PPP per kapita India tercatat di Dana Moneter Internasional sebesar $3.703, yang membuatnya menduduki peringkat 127 di dunia. 

Dilansir dari website resmi India, pihaknya mengklaim bahwa PM Modi berhasil memutus kemiskinan di India dalam waktu relatif singkat. Hal itu, menurut mereka, berkat serangkaian kebijakan Modi yang pro rakyat kecil.

Lebih lanjut, Modi juga berhasil membuat 18.000 desa di India dialiri listrik untuk pertama kalinya setelah 70 tahun kemerdekaan.

Disamping itu, Modi juga menunjukkan eksistensi di luar India. Hal ini nampak melalui sejumlah penghargaan yang diterimanya, diantaranya penghargaan sipil tertinggi dari Saudi Arabia Sash King of Abdulaziz,  penghargaan The Order of the Holy Apostle Andrew the First dari Rusia,  Grand Collar of the State dari Palestina, Amir Amanullah Khan Award dari Afghanistan, dan penghargaan perdamaian dari Seoul, Korea Selatan. 
            
Modi mencatatkan namanya di sejarah sebagai perdana menteri pertama yang dilahirkan setelah India memperoleh kemerdekaan. Tepatnya, Ia lahir pada 17 September 1950, tiga tahun setelah India merdeka.

Tak hanya sekali, Modi pun terpilih kembali sebagai Perdana Menteri dua periode pada 2019 lalu. Sebagai pemimpin lebih dari 1 miliar warga India, Modi dikenal memiliki sifat dinamis, tegas, dan berorientasi pada pembangunan. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sejumlah Prebekel Jatim Dalami Smartdesa Duda Timur

Terpopuler

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali