Semburan Belerang di Danau Batur, Mematikan Ribuan Ikan di Dalam K J A
Banner Bawah

Semburan Belerang di Danau Batur, Mematikan Ribuan Ikan di Dalam K J A

Atmadja - atnews

2019-07-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Semburan Belerang di Danau Batur, Mematikan Ribuan Ikan di Dalam K J A
Slider 1
Bangli, 15/7 (Atnews) -- Kematian ikan  di danau batur, Kintamani Bangli mengakibatkan para petani ikan di daerah itu  gigit jari.
Pasalnya kematian ikan dalam  jumlah yang benyak di duga akibat  semburan belerang.  Petani ikan mengalami kerugian  hingga puluhan juta.
Fenomena semburan belerang
kembali terjadi di perairan Danau Batur, sejak beberapa hari lalu dan kini semakin meluas. Sebelumnya, semburan terjadi, di Desa Buahan  namun tidak sampai ikannya mati.
Kini giliran ikan-ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) milik petani ikan di  Banjar Seked, Desa Batur Tengah yang mati akibat semburan belarang ini. Akibatnya, petani ikan di desa tersebut hanya pasrah melihat ikan-ikan yang sudah layak panen sekitar 2 ton mati didalam 2 lubang KJA. 
Petani Ikan di Banjar Seked, Desa Batur, Kintamani, I Ketut Wania mengatakan, semburan belarang terjadi di wilayah Seked sejak dua hari lalu, dan hampir semua ikan yang berada di KJA miliknya mati.
"Ikan-ikan yang ada di dua lobang keramba  yang belum sempat dipanen karena masih ada kesibukan upacara Dewa Yadnya semuanya mati. akibat fenomena semburan belarang ini," ungkap dia Senin(15/07).
Wania menambahkan, ikan-ikan yang mati mencapai 2 tonan. Sebab, ikan yang ada di masing-masing lubang semunya mati. Kata dia, di masing-masing lubang itu berisi sekitar  5000 ekor ikan. Jadi, sekarang dikalikan dua keramba yang ada, maka ikan yang mati mencapai tonan.
"Ikan-ikan yang memang sudah layak panen. Atas kondisi ini untuk saya sendiri mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Sementara kalau dikalkulasikan secara menyeluruh kerugian mencapai 70 juta rupiah,apalagi saat ini harga ikan semakin bagus Rp 2.800, per kg sementara perekor beratnya 3-4 kg" ujarnya.
Namun, ikan ikan liar yang berada diluar keramba tidak ada yang mati. Saya pasrah dengan kondisi ini, karena semburan belerang merupakan fenomena alam baru pertama kali terjadi ditempat miliknya dan yang mengherankan  kenapa terjadi ditempat saya saja” herannya.(Anggi/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketum Dharma Pertiwi Kunjungi Museum Mahatma Gandhi di India

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas