Gandeng Komunitas, Pemkot Kembali Gelar Denpasar Book Fair di Tahun 2019
Banner Bawah

Gandeng Komunitas, Pemkot Kembali Gelar Denpasar Book Fair di Tahun 2019

Atmadja - atnews

2019-07-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gandeng Komunitas, Pemkot Kembali Gelar Denpasar Book Fair di Tahun 2019
Slider 1
Denpasar, 29/7 (Atnews) - Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar event Bazzar Buku yang dikenal dengan "Denpasar Book Fair" pada Tahun 2019 ini. Di mana event yang dihelat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar bekerjasama dengan Komunitas Madyapadma ini dirancang berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana, beragam kegiatan turut memeriahkan pelaksanaan kegiatan di tahun 2019 yang akan digelar pada 12 - 14 Agustus 2019 di Aula SMPN 4 Denpasar. 
Kabid Perdagangan Disperindag Kota Denpasar, IB Yoga Endharta menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dikemas berbeda dan lebih kreatif dari tahun sebelumnya. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan di bookfair ini, diantaranya Pameran Buku yang melibatkan Penerbit Indie dan Penerbit Mayor Label, Kompetisi Literasi seperti Lomba Kording, Reportase, Karikatur, dan Resensi yang melibatkan Pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa se-Provinsi Bali.
Selain itu, lanjut Gus Yoga sapaan akrabnya turut dilaksanakan kegiatan Mendongeng, Bedah Buku, Gerakan Peduli dan Berbagi Buku, Talkshow dan Workshop terkait buku, Pameran Jurnalistik dan Ilmiah, Pertemuan Pers Pelajar se-Provinsi Bali, Pertemuan Ilmiah Remaja se-Kota Denpasar, Diskusi Tele-conference, Pemutaran Film-Film Karya Madyapadma (BISMA), dan Peluncuran Buku Karya Pelajar dan Mahasiswa. 
Lebih lanjut dijelaskan Gus Yoga, pelaksanaan Book Fair ini sejatinya dilaksanakan lantaran hingga saat ini belum adanya kegiatan festival buku di Bali yang efektif dan optimal untuk membangun hubungan timbal balik yang mempertemukan antara penulis buku, penerbit, distributor, konsumen buku, pemegang kebijakan, dan media massa. Sehingga dari pelaksanaan Denpasar Book Fair ini dapat menjadi media literasi sehingga mampu memberikan dukungan dalam membangun iklim perbukuan yang semarak sehingga ikut menggerakan roda perekonomian. 
“Sebagai media literasi tentunya Denpasar Book Fair 2019 ini dapat menjadi wahana bertemunya insan perbukuan guna membangkitkan minat baca masyarakat dan siswa, hal ini lantaran dengan membaca dan merefleksikan pengetahuan akan menimbulkan suatu inspirasi atau ide kreatif dan diharapkan akan muncul aksi positif dalam menunjang Denpasar sebagai kota cerdas atau smart city,” paparnya.
Gus Yoga menambahkan, tentunya kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap eksistensi dari buku di tengah pesatnya perkembangan arus digitalisasi.  “Melalui kegiatan ini besar harapan kami dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membaca sebagai kebutuhan hidup dan mengembangkan industri penerbitan di Kota Denpasar serta menjadi wahana inovasi dan kreatifitas hiburan sehat,” ungkapnya. (Ags/Dps)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Jokowi: Investasi Kilang Minyak Membuka Lapangan Kerja

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas