Sabun Sudamala Herbal dari Bali, Mangku Pastika Sebut Produk Tren dan Dibutuhkan Spa
Banner Bawah

Sabun Sudamala Herbal dari Bali, Mangku Pastika Sebut Produk Tren dan Dibutuhkan Spa

Admin - atnews

2024-04-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sabun Sudamala Herbal dari Bali, Mangku Pastika Sebut Produk Tren dan Dibutuhkan Spa
Slider 1
Denpasar (Atnews) - Anggota DPD RI Dr. Made Mangku Pastika mengunjungi UKM PT Arjuna Yoga Sakti yang mengembangkan produk Sudamala berbahan herbal dan kebutuhan Spa di Denpasar, Senin (8/4).

Kedatangannya iti dalam rangka Reses Mangku Pastika yang dipandu Tim Ahli Nyoman Baskara didampingi Ketut Ngastawa dan Nyoman Wiratmaja mengangkat tema “Keberadaan Produk Herbal dan Spa sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat”.

Mangku Pastika disambut hangat oleh I Nengah Wijana selaku Dirut PT. Arjuna Yoga Sakti bersama jajaran. Produk Sudamala tersebut sudah dipasarkan secara luas karena sudah mengantongi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk pemasaran produknya, pihaknya  dominan terserap di sektor pariwisata seperti spa, artshop dan toko oleh-oleh, termasuk tersedia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Produk laku ke pasar luar negeri yakni aroma therapy. Sekitar 30 persen ekspor di antaranya ke China. Ia pun mengakui, sejak Covid-19 persentase ekspor menurun, kini menjadi 10 persen.

Namun pihaknya juga telah menjual produk tersebut melalui tokopedia dan Shopee. Pemantaan teknologi dan digital telah menjadi kebutuhan pemasaran di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Nengah Wijana menjelaskan usaha yang dirintisnya memanfaatkan bahan lokal seperti kelapa, dll.

“Kita hasilkan bahan baku di sini, kekurangannya baru didatangkan dari Jawa dan Sulawesi. Jadi tergantung pesanan,” jelas Wijana yang memiliki misi menyediakan kosmetik terbaik yang bermanfaat dan ramah lingkungan serta membuka lapangan kerja.

Upaya itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan cinta kepada alam Bali dengan memanfaatkan hasil alam secara berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengusulkan agar penghasilan tidak kena pajak agar ditingkatkan sehingga pegawai bisa lebih sejahtera.

Sedangkan, Mangku Pastika mengakatan, sumber daya alam (SDA) Bali sangat terbatas. Untuk itu perlu ada terobosan-terobosan inovatif dengan menampilkan keunikan kearifan lokal. Seperti usaha pengembangan produk berbahan herbal yang saat ini lagi trend dan dibutuhkan, misalnya Spa.

“Pemanfaatan herbal ini sangat bagus karena bebas dari zat kimia berbahaya. Jadi kalau kulit mau selamat, halus dan terhindar dari kanker kulit gunakan bahan dari herbal. Seperti sabun herbal yang sudah melalui hasil riset sebagaimana yang diproduksi PT Arjuna Yoga Sakti ini,” ujar Mangku Pastika yang juga Gubernur Bali 2008-2018 yang dikenal dengan visi Bali Mandara.

Mangku Pastika mengaku salut dengan usaha tersebut selain memanfaatkan hasil alam juga diproduksi dengan melibatkan tenaga ahli. “Di sini ada apotekernya tentu sangat bagus sebab akan lebih terjamin kualitas produknya dan keamanannya,” tambah Gubernur Bali 2008-2018 ini.

Dikatakan dalam pariwisata Bali, Spa sangat penting karena berkaitan kesehatan dan servis (keramahtamahan). Oleh karena itu bahan bakunya yang original (alami) dan sehat menjadi sangat dibutuhkan. Pengembangan produk berbahan herbal ini sekaligus bisa menjaga alam Bali.

Apalagi produk itu dari herbal cocok untuk menjaga kesehatan kulit. Mangku Pastika pun mengharapkan agar masyarakat menggunakan sabun yang tidak mengandung deterjen.

"Selmatkan kulit gunakan sabun tidak berbahan detergen. Bagus pakai sabun mandi sabun herbal. Upaya itu agar terhindar dari kanker kulit," ujarnya.

Biasanya sabun tersebut disukai oleh wisatawan asing atau bule - bule. Biasanya orang suka pakai sabun yang banyak ada busanya, padahal yang bagus itu sabun sedikit busanya.


Perlindungan produk Spa herbal itu bisa didukung dengan kebijakan pemerintah melalui penerbitan Peraturan Daerah (Perda), oleh karena usaha itu mampu mendukung pariwisata budaya Bali yang berkelanjutan.

"Spa Bali memiliki ciri khas baik teknik maupun produk herbal yang digunakannya," imbuhnya.

Di sisi lain, Mangku Pastika mengingatkan pentingnya aturan yang bisa menjaga alam Bali. Jangan sampai pariwisata merusak lingkungan atau bersifat kanibal. (Gab/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Sebut Akulturasi Budaya Bali dan Tiongkok Sudah Turun Temurun

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal