Banner Bawah

Gus Adhi; Galakkan Tanam Pisang, Mudah Hidup dan Wajib Digunakan Saat Upakara Hindu

Admin - atnews

2024-06-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gus Adhi; Galakkan Tanam Pisang, Mudah Hidup dan Wajib Digunakan Saat Upakara Hindu
Slider 1

Jakarta (Atnews) - Anggota Komisi II DPR RI Dapil Bali AA Bagus Adhi Mahendra Putra (AMP) yang dikenal Gus Adhi mengajak petani Bali menggalakkan penanaman pisang.

Budidaya pisang dapat memberikan kehidupan dan kesejahteraan dikarenakan pohon mudah ditanam dan mudah hidup.

Selain itu, pisang cepat menghasilkan dan tidak perlu menunggu lama. "Bahkan mudah beranak pinak serta seluruh bagian pohon pisang dapat digunakan untuk kehidupan ini," kata Gus Adhi yang juga pernah duduk sebagai Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian di Jakarta, Sabtu (1/6).

Hal itu diungkapkan setelah Mahasiswa Program Doktor Ilmu Agama UHN IGB Sugriwa Denpasar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung. Mereka disambut langsung Ida Rsi Putra Manuaba selaku Pendiri Ashram Gandhi Puri.

Menurutnya, buah Pisang dari sisi Hindu merupakan simbul dari Dewi Parwati dan Dewi Uma dan pohon Pisang merupakan simbul dari Dewa Siwa. Dimana semua ini menjadi simbul kehidupan dan kebaikan.

Dari sisi pertanian dan kesejahteraan petani atau masyarakat. "Atas karunia yang diberikan oleh Dewa Siwa dan Dewi Parwati ini," ujarnya.

Begitu juga masyarakat Hindu di India memberi julukan istimewa pada buah pisang dengan sebutan “Kalphartaru,” yang berarti "Pohon Kebijaksanaan" dalam bahasa Sansekerta.

Manfaat pisang secara medis, pisang memang memiliki banyak manfaat kesehatan, dengan mengandung kalium, kalsium, vitamin B6, vitamin C, dan sumber karbohidrat serta serat.

Dalam Ayurveda atau Usadha Bali, pisang dianggap sebagai obat untuk segala jenis penyakit, baik secara fisik maupun spiritual.

Dengan besarnya karunia tersebut menanam pisang merupakan kesejahteraan dan kebaikan bagi kehidupan manusia dan alamnya.

Jadi keberadaan Upacara di Bali wajib mempergunakan pisang yang baik dan bisa dikonsumsi. Jangan sekedar isi pisang namun tidak bisa dikonsumsi.

Buah - buah lain boleh tidak berisi karena tidak mempunyai makna mitologi secara Hindu.

"Karena pisang merupakan simbul Dewi Parwati dan Uma yang merupakan wujud kebaikan, selesai upacara maka pisang yang ada di Banten/sesajen tersebut kita makan sembari mohon berkah dan kehidupan yang lebih baik kepada Dewi Parwati dan Uma tersebut," pungkasnya. (GAB/ART/001)






Di dalam teks Weda, ada Panca Wreksa atau tumbuhan surga. Salah satunya adalah pohon pisang. Sehingga saat ngadegang Upakara, ada Sanggar Surya, yang menggunakan Pohon Pisang. Pohon tersebut ditempelkan pada Sanggar Surya.

Secara medis, pisang memang memiliki banyak manfaat kesehatan, dengan mengandung kalium, kalsium, vitamin B6, vitamin C, dan sumber karbohidrat serta serat. Dan di India sendiri, pisang dianggap sebagai obat untuk segala jenis penyakit, baik secara fisik maupun spiritual. Oleh karena alasan ini, pohon pisang dianggap suci dan dihargai eksistensinya dalam dunia kesehatan selama ribuan tahun.

Bukan hanya buahnya, hampir semua bagian dari pohon pisang juga lazim dimanfaatkan oleh masyarakat India. Semisal pada bunga dan batang pisang, digunakan untuk mengobati diabetes. Getah batangnya digunakan untuk mengobati penyakit kusta, epilepsi, serta gigitan serangga.

Gangguan psikosomatis, seperti hipertensi dan insomnia, pun diobati dengan terapi pisang, dengan kepala pasien akan diolesi obat dan ditutup dengan daun pisang. Hal tersebut dikatakan dapat memberikan efek yang menenangkan.

Adapun dalam hal keagamaan, buah berwarna kuning ini merupakan salah satu buah yang disebutkan di dalam kanon Pali (kitab suci aliran Buddha Theravada), Weda, dan Bhagavad Gita. Bersama dengan mangga dan nangka, pisang membentuk tiga serangkai buah-buahan yang dikultuskan

Pisang termasuk salah satu buah yang disukai oleh banyak orang dan juga sangat dihormati di India. Buah ini dianggap "buah dari segala buah". Begitu disegani dan disanjung, bagaikan sebuah benda yang sangat berharga. Tak mengherankan jika pisang pun dijadikan ikon dari kebudayaan India.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Otomatis Jadi Komandan Satgas Darurat Bencana

Terpopuler

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas