Sumba Barat (Atnews) - Bupati Yohanis Dede menyerahkan Tunggul Korps Menwa Indonesia (KMI) kepada Ketua KMI Sumba Barat terpilih, Enos Umbu Tonda Pandango, S.Pt. berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Korps Menwa Indonesia Nomer 07/KEP/KORPS MENWA/PP/VI/2024 tanggal 10 Juni 2024 tentang Pengesahan Pengurus Daerah Korps Menwa Indonesia Kabupaten Sumba Barat 2024-2028.
Surat Keputusan yang di tanda tangani Ketua Umum Korps Menwa Indonesia Brigjen TNI (Purn) Jan Peter Ate itersebut dibacakan oleh Kepala Staf Menwa Ugrasena dr Mumtazah Mardliyah, S.Ked.
Pengukuhan Pengurus KMI ini mengawali Pembukaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara ( PPBN) yang diikuti 50 siswa SMA/ SMK SE kabupaten Sumba Barat berlangsung selama 3 hari berakhir Jumat (14/6).
Bupati Sumba Barat memberi penekanan pada Tema kegiatan yaitu Optimalisasi Pembinaan Pendahuluan Bela Negara Melalui Sistem Pelatihan Ama Tokko dimana merupakan upaya membangun potensi Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kesukarelawan Pemuda dan Pemudi Tingkat SMA/MA, SMK, dan SMTK yang ada di Kecamatan Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli untuk menjadi insan pemuda pemudi yang cerdas, tanggap, dan berkompeten bagi masyarakat, Bangsa dan Negara .
Bupati juga mengajak semua yang hadir untuk memiliki semangat, kesadaran dan kemampuan bela negara serta berharap PPBN bagi generasi muda hari ini dapat menumbuhkembangkan karakter cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.
Karena pada hakekatnya pembinaan kesadaran bela negara adalah upaya untuk membangun karakter bangsa lndonesia yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme serta ketahanan nasional demi terwujudnya Negara Kesatuan Republik lndonesia yang tangguh.
Kasmenwa Ugracena, dr. Mumtazah Mardliyah, S.Ked dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga yang telah berupaya merealisasikan program kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Tingkat Pelajar berkolaborasi dengan KMI Provinsi Bali (Korps Menwa Ugracena).
Dalam perjalanan sejak 2015 hingga saat ini Korps Menwa Ugrasena didukung Gugus Kebangsaan Provinsi Bali telah membina 11.000 kader bela negara Tingkat TK hingga SMA se derajat dengan pola kurikulum PPBN yang selama ini dibuat .
Dokter Mum yang juga Humas Monumen Perjuangan Bangsal mengharapkan kegiatan ini mampu memberi inspirasi bagi Sumba Barat supaya menjadi trend setter atau pioner kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara atau PPBN Tingkat Pelajar sejak dini di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pada acara tersebut juga diserahkan Buku Merangkai Jejak Perjalanan Menwa Ugracena sebagai editor Bagus Ngurah Rai dan Prof Windia kepada Bupati Sumba Barat dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Sumba Barat serta penyerahan Paket Buku 4 Pilar Kebangsaan kepada perwakilan kepala sekolah yang mendampingi peserta PPBN.
Sebelum acara dimulai telah dilaksanakan penyematan Baret Ungu dan penyerahan jaket MPB kepada Bupati Sumba Barat oleh Kasmenwa Ugracena. (HLD/MM/001)