Kampus Baru Universitas Nalanda, Indonesia India 75 Tahun by People to People
Kampus Baru Universitas Nalanda, Indonesia India 75 Tahun by People to People
Admin -
atnews
2024-06-19
Bagikan :
Slider 1
India (Atnews) - Perdana Menteri, Shri Narendra Modi meresmikan kampus baru Universitas Nalanda di Rajgir, Bihar, Rabu (19/6).
Universitas Nalanda dibangun sebagai hasil kolaborasi antara India dan negara-negara KTT Asia Timur (EAS).
Beberapa tokoh terkemuka termasuk Kepala Misi 17 negara menghadiri upacara pelantikan tersebut. Perdana Menteri juga menanam pohon muda.
“Nalanda bukan sekadar nama, melainkan sebuah identitas, sebuah penghormatan. Nalanda adalah akarnya, itulah mantranya. Nalanda adalah proklamasi kebenaran bahwa pengetahuan tidak dapat dimusnahkan meskipun buku-buku akan terbakar dalam api,” seru Perdana Menteri. Modi menggarisbawahi bahwa pendirian Universitas Nalanda yang baru akan mengawali masa keemasan India.
Perdana Menteri menggarisbawahi bahwa mata dunia tertuju pada pemuda India.
“India adalah negara Sang Buddha, dan dunia ingin berjalan bahu-membahu dengan ibu demokrasi," Perdana Menteri melanjutkan, “Ketika India mengatakan Satu Bumi, Satu Keluarga, dan Satu Masa Depan, dunia mendukungnya. dia. Ketika India mengatakan Satu Matahari, Satu Dunia, Satu Jaringan Listrik, hal itu dianggap sebagai jalan masa depan bagi dunia.
Ketika India menyatakan Satu Bumi Satu Kesehatan, dunia menghormati dan menerima pandangan mereka.
“Tanah Nalanda dapat memberikan dimensi baru pada rasa persaudaraan universal ini. Oleh karena itu, tanggung jawab siswa Nalanda semakin besar," kata PM Modi.
Perdana Menteri menyatakan keyakinannya bahwa pengetahuan Nalanda akan memberikan arahan bagi umat manusia dan bahwa generasi muda akan memimpin seluruh dunia di masa mendatang.
“Saya yakin Nalanda akan menjadi pusat penting bagi perjuangan global”, Perdana Menteri menyimpulkan.
Gubernur Bihar, Shri Rajendra Arlekar, Ketua Menteri Bihar, Shri Nitish Kumar, Menteri Persatuan Urusan Luar Negeri, Dr Subrahmanyam Jaishankar, Menteri Persatuan Negara Urusan Luar Negeri, Shri Pabitra Margherita, Wakil Ketua Menteri Bihar, Shri Vijay Kumar Sinha dan Shri Samrat Choudary, Rektor Universitas Nalanda, Prof. Arvind Panagariya, dan Wakil Rektor Universitas Nalanda, Prof Abhay Kumar Singh hadir pada kesempatan tersebut bersama para pejabat lainnya.
Kampus Universitas Nalanda memiliki dua Blok Akademik dengan 40 Ruang Kelas dengan total kapasitas tempat duduk sekitar 1900. Memiliki dua auditorium yang masing-masing berkapasitas 300 kursi, asrama mahasiswa berkapasitas sekitar 550 mahasiswa dan berbagai fasilitas lainnya termasuk International Center. , Amfiteater yang dapat menampung hingga 2000 orang, antara lain Klub Fakultas dan Kompleks Olahraga.
Kampus ini adalah Kampus Hijau "Net Zero". Hal itu berkelanjutan dengan pembangkit listrik tenaga surya, instalasi pengolahan air rumah tangga dan air minum, pabrik daur ulang air untuk menggunakan kembali air limbah, 100 hektar badan air, dan banyak fasilitas ramah lingkungan lainnya.
Universitas memiliki hubungan yang mendalam dengan sejarah. Universitas Nalanda yang asli, didirikan sekitar 1600 tahun yang lalu, dianggap sebagai salah satu universitas residensial pertama di dunia. Reruntuhan Nalanda dinyatakan sebagai Situs Warisan PBB pada tahun 2016.
Sementara itu, Peraih Padma Shri Awards 2020 Ida Rsi Putra Manuba (Agus Indra Udayana) menyambut baik peresmian kampus tersebut.
"Sebenarnya banyak ruang kosong yang bisa dimainkan dengan idealnya menguatkan jembatan budaya Indonesia India," ujarnya.
Dimana banyak peradaban budaya dan peninggalan dari zaman dahulu sampai zaman kemerdekaan kedua bangsa (Indonesia-India) menandakan hubungan masyarakat telah terjalin erat.
Dari peninggalan Candi dan Prasasti, setelah jaman kemerdekaan banyak tokoh yang menjalin intens hubungan kedua bangsa.
Salah satunya dari 1992 sampai sekarang pihaknya (Agus Indra Udayana sekarang Ida Rsi Putra Manuaba) intens membangun Gerakan "TitiBanda Indonesia India Sanggam".
Ratusan anak muda Shantisena Ashram Gandhi Puri nya dikirim ke India sampai mendapat gelar Doktor, diantaranya I Gede Suwantana di Burdwan University dan Masternya I Ketut Suwidiarta di Rabindranath Bharthi University, dan banyak yang dikirim short course nya di India, baik Bedanya, Camp, Yoga Ayurveda.
Bahkan terakhir Ida Rsi Putra Manuaba sempat menjadi speaker dan Leader Youth Camp di Nalanda Bihar.
Dimana Nalanda University sekarang dikembangkan kembali dan membuat Bihar dimana tempat perjalanan Lord Budha dan Dewi Sitha dalam perjalanan Ramayana identik bertumbuh sekarang kembali dalam koridor Bharat Yatra.
"Kita menjadikan Nalanda University tujuan bertemu dan belajarnya scholar Indonesia kedepan belajar dan anak muda Bali perlu bertumbuh juga di tanah dimana Universitas bagi scholar dunia bertemu dahulu kala," ujarnya.
Dalam dunia modern Nalanda University dikembangkan dan diresmikan Pemerintah India sekarang dibawah PM Modi.
"Saya bersama Shantisena Ashram Gandhi Puri Dewa Gede Dika Yasa Mahasiswa Arsitektur Universitas Warmadewa (Unwar) selama seminggu berkesempatan selain NYP Camp juga keliling bagaimana kedepan Nalanda akan menjadi tujuan scholar kita bertemu dan menemukan pencerahan menemukan peradaban baru yang tetap mengagungkan Science dan Humanity sebagai dasar bergerak bersama masyarakat dunia," imbuh Ida Rsi ketila dikonfirmasi Arnews.
Ida Rsi Putra Manuaba senang kalau Shantisena Ashram Gandhi Puri fokus di Bharatawarsha (India) juga membangun Circle untuk pengembangan Sanggam Movement.
Hal itu semakin terwujud dalam momentum Perayaan 75 tahun Hubungan Diplomatik India dan Indonesia yang merupakan tonggak penting sebuah bukti persahabatan abadi dan saling menghormati antara kedua negara. Peringatan ini bukan hanya sekedar perayaan atas pencapaian masa lalu namun juga komitmen terhadap masa depan yang memperkuat kerja sama, pertukaran budaya, dan kesejahteraan bersama. (GAB/001)