Tampil Menghibur, Sanggar Alit Sundari Sukses Kocok Perut Penonton di Ajang PKB
Banner Bawah

Tampil Menghibur, Sanggar Alit Sundari Sukses Kocok Perut Penonton di Ajang PKB

Admin - atnews

2024-06-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - Tampil Menghibur, Sanggar Alit Sundari Sukses Kocok Perut Penonton di Ajang PKB
Slider 1
Gianyar (Atnews) - Pj. Bupati Gianyar, Dewa Tagel Wirasa dan jajaran menikmati penampilan Sanggar Alit Sundari Duta Kabupaten Gianyar yang tampil pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (26/6) malam.

Sebagai salah satu kesenian yang digandrungi masyarakat, gong kebyar selalu bisa memikat hati semua kalangan masyarakat. Kepiawaian anak-anak dan tingkah lucu pada penampilan mereka, menyulut gelak tawa penonton. Para penonton terlihat terhibur dengan alunan merdu melodi gamelan Bali yang dimainkan.

Sanggar Alit Sundari, Duta Kabupaten Gianyar membawakan 3 garapan yaitu Tabuh kreasi “Raga Cara”, “Tari Kelinci” dan Dolanan “Pilah-Pilih”. Penampilan Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Alit Sundari diawali dengan membawakan garapan Tabuh Raga Cara yang perjalanan pencarian diri yang mendalam, sekaligus penghormatan kepada mendiang I Made Subandi. Dalam setiap jalinan nada dan irama, tersirat refleksi mendalam tentang identitas, tujuan hidup, dan pencarian makna dari warisan bimbingan seorang guru. 

Melalui karya ini, terpancar persembahan hati yang dipenuhi dengan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada sosok yang telah memberikan cahaya dan arahan dalam perjalanan menuju kedewasaan dan kematangan seni, karya seniman Putu Eman Sabudi Subandi.

Dilanjutkan dengan Tari Kelinci yang merupakan garapan karya dari almarhum Bapak Nyoman Cerita, S.ST.,M.A yang diciptakan pada tahun 1987. Tarian ini menceritakan tentang kisah sekelompok kawanan kelinci yang sedang mencari makan dan bermain di sebuah taman, tarian ini dibawakan oleh 7 orang penari dengan gerakan yang lincah, energik serta mengandung unsur estetik untuk dipersembahkan pada malam hari ini.

Sebagai penampilan penutup, Sanggar Alit Sundari Batuyang menampilkan Tari Dolanan Pilah-Pilih yang menceritakan perkembangan teknologi digital bagai pisau bermata dua, disatu sisi bisa berdampak baik disatu sisi bisa berdampak buruk. 

Sehingga diperlukan kepintaran dalam memilah dan memilih (pilah pilih) tontonan yang baik untuk anak. Jika kemudian anak-anak tanpa pengawasan orang tua akan  berdampak kepada karakter anak itu sendiri yang kemudian meniru apa yang ditonton dan lebih cenderung bergaya dewasa dan modern, seperti cara berpakaian, cara bicara, berperilaku dan bahkan permainan dll. (Mur).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Pertanyakan Aturan Pemilu

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali