Bali Jadikan Hub Ekonomi Internasional, Ketum KADIN Bali Kembali Terima Dubes Chile
Admin - atnews
2024-07-24
Bagikan :
Denpasar (Atnews) - Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Bali menjadi magnet yang dikunjungi oleh Duta Besar negara - negara sahabat dalam membangun kerjasama ekonomi.
Saat ini, Ketua Umum (Ketum) KADIN Bali Made Ariandi kembali menerima kunjungan Duta Besar Chile Mario Ignacio Artaza didampingi Third Secretary and Consul Camila Eggers Aracena di Denpasar, Rabu (24/7).
Sebelumnya jugamenerima kunjungan Rombongan Parlemen Romania di Denpasar, Jumat (21/6).
Rombongan itu dipimpin Chair of the Friendship Group Stefan Musoiu yang member of the Chamber of Deputies of the Parliament of Romania bersama Duta Besar (Dubes) Rumania untuk Indonesia Dan Adrian Balanescu.
Begitu juga KADIN Bali sudah menerima sejumlah Dubes diantaranya Duta Besar Republik Checz Jaroslav Doledek, Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia Professor Admasu Tsegaye, Wakil Kepala Misi/Konselor dari Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Afrika Selatan Indonesia, Vickesh P Maharaj, Besar Uni Eropa Vincent Piket, Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Jaroslav Doledek.
KADIN Bali sebagai induk organisasi usaha terus memerima kedatangan Dubes negara-negara sahabat yang ingin membangun kerjasama ekonomi yang kongkrit antar pengusaha (B to B).
Oleh karena KADIN telah diatur dalam Undang - Undang (UU) Nomor 17 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri dan diperkuat dalam Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2010 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KADIN.
Dengan mengusung Motto “Tabah, Jujur, Setia” dapat diterapkan oleh semua anggota KADIN dalam menghadapi setiap gelombang dan tantangan dunia usaha. Ariandi mengatakan, kunjungan itu sebagai awal komunikasi untuk melakukan kerjasama antara pengusaha Bali (Indonesia) dengan Chile.
Lebih lanjut akan ada pertemuan pengusaha Bali dengan Chile pada 18 September mendatang.
Upaya itu dalam mendukung kebangkitan ekonomi Bali pasca pandemi Covid-19, menuju perekonomian yang berkelanjutan.
Selain itu, diharapkan Bali menjadi hub internasional, bukan sekedar ekonomi sektor pariwisata. Karena Bali sebagai Pulau yang sudah dikenal dunia dikunjungi oleh berbagai kalangan dunia. Selama ini hub internasional yakni Singapura dan Hongkong.
Bali juga sudah dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan penting dunia, misalnya KTT G20, WWF hingga IMF World Bank.
Untuk itu, Gubernur Bali 2024 mampu melihat peluang tersebut, diharapkan figur terpilih yang memahami ekonomi.
Pada kesempatan itu, KADIN Bali juga melibatkan mahasiswa dalam pertemuan tersebut untuk memperkenalkan secara langsung proses komunikasi atau kerjasama antar negara.
Momen itu bisa menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Udayana yang tengah belajar di KADIN Bali.
Sementara itu, Duta Besar Chile Mario Ignacio Artaza merasa antusias bisa bertemu dengan KADIN Bali.
Ia menyambut baik rencana pertemuan dengan pengusaha KADIN Bali pada September mendatang.
Upaya itu dapat membangun kerjasama kongkrit B to B dalam berbagai aspek. Memang pertemuan itu sebagai awal dalam penjajakan potensi kerjasama ekonomi.
Baginya, peluang kerjasama dengan KADIN Bali besar, Bali sudah dikenal dunia dan menjadi hub internasional.
Orang yang datang ke Bali, tidak saja berwisata ada pula yang melakukan usaha. "Melalui Bali sebagai kesempatan untuk masuk perdagangan global," ungkapnya.
Soal Bali - Chile sebagai sister city, pihaknya masih berproses. Namun kunjungan wisatawan ke Bali dari Chile bisa meningkat. Sebanyak 70 ribu warga Chile ada di Australia.
Kerjasama bisa dibangun bidang pertanian, energi terbarukan hingga pendidikan. Bali yang memiliki kampus Universitas Udayana besar peluang bisa kerjsama dengan kampus yang ada Chile. Dalam hal tersebut, Chile tentu siap menyambutnya dengan baik. (GAB/ART/001)