Banner Bawah

Pilgub Bali, Merta Yasa Harapkan Mulia - PAS Lanjutkan SMAN/SMKN Bali Berashrama untuk Siswa Miskin

Admin - atnews

2024-09-23
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pilgub Bali, Merta Yasa Harapkan Mulia - PAS Lanjutkan SMAN/SMKN Bali Berashrama untuk Siswa Miskin
Alumni SMKN Bali Mandara I Wayan Merta Yasa (Artaya/Atnews)

Denpasar (Atnews) - Alumni SMKN Bali Mandara I Wayan Merta Yasa menerima KIP Kuliah untuk melanjutkan kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali.

Ia berasal dari Rendang lulus SMKN Bali Mandara Tahun 2020 mengaku mendapatkan pengetahuan maupun ketrampilan.

Hal tersebut yang mengubah ketrampilannya, termasuk kondisi ekonomi. Tamat sekolah banyak mendapatkan tawaran pekerjaan baik ada perusahaan atau informasi temennya.

Saat ini kuliah sudah semester tujuh, peluang kerjanya bisa sebagai tenaga pendidik (guru), setelah bertukar pikiran sesama teman kemungkinan akan buka peluang wirausaha.

Padahal dulunya seorang pemalu, tidak berani bicara. Namun setelah ditempa, didik ilmu dan keilmuan. Termasuk djdorong berorganisasi. "Saya pun sempat bekerja dan kini sebagai Ketua BEM Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali yang juga Sekretaris KMHDI Bangli," kata Merta Yasa di Denpasar, Senin (23/9).

Sebelum mengenal SMKN Bali Mandara,  sudah putus asa. Orang tuanya sudah tidak merestui sekolah. Satu-satunya cara dengan memilih SMKN Bali Mandara agar bisa kerja lebih instan setelah lulus dari sekolah.

Orang tua tidak merestui karena memang tidak punya apa-apa. Ayahnya pekerja buruh dengan penghasilan tidak tetap, sedangkan ibunya tidak bekerja.

Sekolah SMP pun setiap hari jalan kaki, uang jajan (bekel) sering tidak ada, karena memang orang tua tidak punya.

Nasib serupa masih banyak dialaminya oleh anak-anak di desanya yang memerlukan sekolah model SMKN/SMAN Bali Mandara. Merta Yasa merasa ringan ketika sekolah karena semua ditanggung oleh pemerintah baik pakaian hingga makan.

Dengan demikian, diharapkan pemerintah bisa komitmen agar SMAN/SMKN Bali Mandara bisa tetap dilanjutkan.

Dikarenakan, pola SMAN/SMKN Bali Mandara berashrama untuk siswa miskin sempat dihapuskan. Kebijakan itu menjadi sorotan publik.

Namun berkat masa kepemimpinan Pj Gubernur Bali Mahendra Jaya, SMAN/SMKN Bali Mandara berashrama telah aktif kembali menerima siswa baru TA 2024/2025.

Maka dari itu, pemerintah mampu melayani pendidikan dengan sepenuh hati. Pada momentum Pemilihan Gubernur Bali 2024, pihaknya menitipkan SMAN/SMKN Bali Mandara kepada kandidat Paslon Mulia-PAS untuk dilanjutkan dalam mewujudkan Bali yang maju menuju Indonesia generasi emas 2045.

Sebelumnya, Cagub Bali Made Muliawan Arya dikenal De Gadjah menegaskan dengan memperhatikan pengalaman mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Agus Suradnyana sebagai Bupati Buleleng dua periode, pemerintahan linier menuju pembangunan komperhensif berkelanjutan menjadi hal yang mutlak.
Demikian disampaikan saat menghadiri acara syukuran atas pelantikan Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng Gede Harja Astawa sebagai anggota DPRD Bali masa jabatan 2024-2029. 

Begitu juga disampaikan ketika meresmikan Posko Pemenangan di Desa Sambangan Buleleng pada Jumat (6/9/2024). Pada kesemapatan itu, hadir Anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika yang juga Gubernur Bali dua periode 2008-2018.             

"Ketika pemerintahan tidak linier antara pusat dengan daerah, pembangunan tidak bisa berjalan lancar, selalu ada hambatan terutama kepentingan politik. Sehingga, apa yang kita cita-citakan bersama yakni pembangunan Bandara di Bali Utara, pengembalian marwah SMAN/SMKN Bali Mandara, peningkatan kapasitas Pelabuhan Laut Celukan Bawang demi pembangunan yang merata berkeadilan menuju Bali Maju dan Sejahtera dapat terwujud. Namun untuk Bandara Bali Utara, saya jamin pasti dilaksanakan, bukan lagi janji karena sudah merupakan instruksi Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tandas De Gadjah.

Calon Wakil Gubernur Bali Putu Agus Suradnyana(PAS) yang juga mantan Bupati Buleleng dua periode, membenarkan dampak buruk pemerintahan yang tidak linier. “Mau menghadap menteri waktu itu, yang menerima kepala bidang. Namun setelah pemerintahan berganti Jokowi, mohon menghadap menteri yang datang bukan hanya menterinya tapi juga presiden. 

Ini yang terjadi sehingga linier itu sangat penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, bukan hanya pembangunan Bandara Bali Utara saja tapi juga peningkatan kapastis Pelabuhan Celukan Bawang yang terkoneksi dengan IKN dan pengembangan SMA/SMK Bali Mandara di Bali Timur Karangasem dan Barat Jembrana,” ungkap Agus Suradnyana.

Menurutnya, dengan satu komando, Mulia-PAS yakin dan berkomitmen melinierkan program pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten/kota menuju Bali yang Maju dan Sejahtera. "Saya mendampingi De Gadjah, bukan masalah kekuasaan tapi mendapat kesempatan membangun Bali. Bagi kami dalam hal ini tidak ada istilah sopir dan kernet. Kita pasangan bersama membangun Buleleng," pungkasnya. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Panglima TNI : Pesantren Berperan Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng