Banner Bawah

Rata-Rata IQ 78, Gambaran dari Buruknya Kinerja Pemerintahan Jokowi dari Perspektif Pengembangan Insani Manusia

Admin - atnews

2024-10-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Rata-Rata IQ 78, Gambaran dari Buruknya Kinerja Pemerintahan Jokowi dari Perspektif Pengembangan Insani Manusia
I Gde Sudibya (ist/Atnews)

Oleh I Gde Sudibya
Dalam kinerja ekonomi, nyaris tidak ada yang bisa dibanggakan dari kinerja pemerintahannya. Simak saja utang pemerintah selama 10 tahun terakhir bertambah sekitar Rp.4 ribu triliun untuk pendanaan proyek infrastruktur struktur, belum termasuk penambahan utang BUMN yang mendapat penugasan  sebagai pelaksana, BUMN Karya dan Perum Angkasa Pura dan yang  lainnya.

Pengamat memperkirakan total utang baru selama pemerintahan Jokowi, sekitar 10 ribu triliun rupiah. 

Nilai utang super jumbo, dengan "out put" ekonomi yang mengecewakan. Berdasarkan statistik resmi pemerintah, BPS, selama lima tahun terakhir pemerintahannya, 2019 - 2024, jumlah kelas menengah berkurang sekitar 10 juta orang, ini berarti, dana investasi  yang dipompakan senilai Rp.10 ribu triliun, telah memerosotkan standar hidup  manusia, paling tidak 10 juta orang di atas.

Kita belum mengulas "lautan samudra"  kemiskinan pada puluhan juta warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Diperkirakan sekitar 60 persen angkatan kerja, berada di sektor informal, yang tidak jelas masa depannya, relatif sulit memperoleh akses program  pemerintah, sehingga kualitas kehidupan keluarganya dipenuhi dengan: kondisi gizi buruk, mal nutrisi, keterbatasan akses memperoleh pendidikan memadai.

Dalam realita sosial ekonomi ini, menarik disimak laporan Bank Dunia melalui hasil risetnya, yang menyatakan rata-rata IQ orang Indinesia sekitar 78, lebih rendah dari Vietnam, jauh di bawah Singapura setinggi  105. Seorang kritikus sosial menyebutkan, tingkat IQ 78, sedikit di atas  Simpanse.

Sejarawan ternama Yuval Noah Harari dalam bukunya SAPIENS, yang menguliti sejarah perjalanan manusia,  sejak 4 juta tahun lalu, dimulai dari Afrika Timur, mengungkapkan, Simpanse adalah jenis manusia kera pada tahapan akhir bertransformasi menjadi manusia secara fisik yang dikenal sekarang. Ini berarti, logikanya, kecerdasan Simpanse berdekatan dengan IQ manusia yang pertama ditemukan di Afrika Timur.

Kalau rata-rata IQ manusia Indonesia setinggi 78, dekat dengan kecerdasan Simpanse, ini berarti dana jumbo APBN 20 persen untuk sektor pendidikan, sekitar  Rp.650 T per tahun, telah gagal total membangun kualitas insani manusia Indonesia pada umumnya. Wajah buruk dari kinerja pemerintahan Jokowi dalam pengembangan kualitas insani manusia. 

Sulit dibayangkan, terbersit rasa malu sebagai bangsa, kalau tingkat intelektualitas anak-anak bangsa ini secara rata-rata,  sedikit lebih tinggi dari manusia Afrika, yang ditemukan pertama kali di Afrika Timur, 4 juta tahun lalu. 

Kegagalan besar ini, sudah tentu tidak bisa serta merta ditimpakan ke pemerintahan Jokowi an sih, ada peran besar DPR di sini  dalam program legislasi dan pengawasan anggaran dan kebijakan publik. 

Kalau DPR di masa lalu sering dikritik dengan akronim 4 D, Duduk, Datang, Diam dan Duit, DPR sekarang yang sebentar lagi akan memperoleh tunjangan perumahan, konon Rp.50 juta per bulan, dengan kritik bernama satire, dengan tugas "sampingan" yang tidak kalah "penting": main game, kunker jalan-jalan dan memungut upeti.

Tantangan super berat yang dihadapi pemerintahan Prabowo di awal pemerintahannya, berbarengan dengan dana anggaran yang "super cekak" yang diwariskan oleh pemerintahan JW.

*) I Gde Sudibya, ekonom, pengamat ekonomi politik dan kebijakan publik.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bersainglah  Secara Sehat antara Taksi Online dan Konvesional

Terpopuler

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali