Banner Bawah

Aksi Bersih di Pasar Tradisional, Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Plastik

Admin - atnews

2025-02-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Aksi Bersih di Pasar Tradisional, Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Plastik
Aksi bersih-bersih di pasar, masyarakat agar bijak gunakan plastik (ist/Atnews)

Buleleng (Atnews) - Upaya mengurangi penggunaan plastik di pasar masih menjadi tantangan besar, sehingga diperlukan kembali sosialisasi dengan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik serta mengupayakan mendaur ulang atau menggunakan kembali barang yang masih bisa dimanfaatkan.

"Kegiatan ini kami lakukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Singaraja dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, yang mengusung tema Sinergi Menuju Kolaborasi Menuju Indonesia Bersih, yang merupakan bagian dari rangkaian aksi bersih-bersih di delapan wilayah yang telah direncanakan sesuai dengan surat edaran dan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup serta disposisi dari Pj. Bupati Buleleng," ucap Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Kadek Agus Hartika, Jumat, (14/2) saat ditemui di Pasar Kampung Tinggi. 

Ditambahkan Agus Hartika, bahwa tema HPSN 2025 menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam menangani persoalan sampah yang masih menjadi isu strategis saat ini.

"Kita melakukan aksi bersih-bersih di delapan wilayah. Minggu ini, kita fokus di area pasar, seperti Pasar Kampung Tinggi, Pasar Buleleng, Pasar Anyar, dan Pasar Banyuasri. Sampah anorganik menjadi perhatian utama karena tidak mudah terurai oleh alam. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat tentang 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terus digencarkan," ujarnya.

Selain aksi di pasar, DLH Buleleng juga telah melakukan aksi bersih-bersih di desa, seperti di Desa Pengulon dan Patas. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilakukan di kawasan pantai, tempat suci, serta wilayah pegunungan seperti Wanagiri yang juga merupakan destinasi wisata.

"Puncaknya pada 21 Februari 2025, kita akan menggelar berbagai kegiatan, termasuk edukasi kepada generasi muda di sekolah dan kampus. Harapannya, kesadaran akan kepedulian terhadap lingkungan bisa ditanamkan sejak dini dan berdampak pada masyarakat luas," tambahnya.

Dengan berbagai langkah konkret ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan bersama-sama mewujudkan Indonesia dan Buleleng pada khususnya yang lebih bersih dan sehat sesuai dengan semangat HPSN 2025. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dana Desa untuk Air Bersih Keperluan Rakyat

Terpopuler

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Bali Tuan Rumah Dharma Santi Nasional 2026, Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju

Bali Tuan Rumah Dharma Santi Nasional 2026, Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju

Landasan Historis dan Sastra Parisada

Landasan Historis dan Sastra Parisada

Bali Dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2026, Tapi Evaluasi Besar - Besaran Tetap Wajib

Bali Dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2026, Tapi Evaluasi Besar - Besaran Tetap Wajib