Tutup, Kafe Remang-Remang di Wilayah Bali
Banner Bawah

Tutup, Kafe Remang-Remang di Wilayah Bali

Atmadja - atnews

2019-09-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Tutup, Kafe Remang-Remang di Wilayah Bali
Slider 1
Denpasar, 17/9 (Atnews) -  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali Dewa Nyoman Darmadi meminta Satpol kabupaten/kota Se-Bali melakukan penutupan kafe remang-remang.
“Kafe ini yang memicu adanya konflik dan dominan berdampak negatif daripada benilai positif,” kata Dewa Dharmadi di Denpasar, Selasa (17/9).
Dalam aktifitasnya banyak terindikasi adanya peredaran miras, narkoba maupun cendrung adanya kekerasan.
Selain itu, sumber dari peredaran penyakit HIV/AIDS yang mematikan dan merusak generasi bangsa.
Untuk petugas kabupaten/kota agar menertibkan tanpa tebang pilih.
Upaya itu dalam menjaga taksu atau kesucian Bali, karena kawasan kafe remang-remang ada pada daerah tempat yang disucikan.
“Mari bersama-sama jaga Bali, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekerang kapan lagi,” tegasnya.
Penertiban itu dipelopori oleh Kabupaten Klungkung dan diikuti Badung.
Dengan demikian kabupaten lain agar melakukan langkah itu lebih gesit dan terkoordinasi. 
Selain itu, pihaknya tetap melakukan program bersih-bersih jalan, sepadan jalan, wisata, lingkungan.(ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pariwisata Program Unggulan Badung

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas